Kendari, Berikabar.co – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Pendidikan Latihan Daerah (Diklatda) pada Selasa ini. Acara yang diadakan di salah satu hotel di Kendari ini bertujuan merumuskan program kerja strategis dan meningkatkan kapasitas para anggotanya.
Wakil Gubernur Sultra, Hugua, hadir sebagai salah satu narasumber utama. Dalam paparannya, Hugua menekankan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas dan inspiratif bagi para pemuda, khususnya pengusaha muda, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, saat Indonesia genap berusia 100 tahun pada 2045, dibutuhkan sumber daya manusia unggul untuk menghadapi tantangan global. “Diperkirakan pada tahun tersebut, jumlah penduduk Indonesia akan mencapai 324 juta jiwa dan menjadi negara ke enam dengan populasi terbesar di dunia,” kata Hugua.
Ia mengatakan, generasi muda saat ini, yang disebutnya sebagai generasi emas, harus dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan.
Hugua menjabarkan tiga unsur utama yang harus dimiliki seorang pemimpin inspiratif dan berintegritas, yaitu cerdas, memiliki akal dan budi, serta sehat. Ia mencontohkan, seorang pengusaha muda yang inspiratif mampu memimpin dan membangun bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Negara terbentuk dari tiga komponen dasar yaitu pemerintah, rakyat, dan wilayah. Oleh karena itu, para pengusaha muda didorong untuk terus mengembangkan bisnisnya, namun dengan catatan tidak merugikan rakyat maupun wilayahnya. Sinergi antara dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas,” tutupnya.





