Tingkatkan Ekonomi Sirkular, Pemkot Makassar Dorong Kolaborasi dengan Pertamina

oleh -209 Dilihat

Makassar, Berikabar.co – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham, mengunjungi program binaan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Integrated Terminal Makassar, salah satu unit operasi Pertamina Patra Niaga Sulawesi.

Program CSR ini berfokus pada inovasi pengelolaan sampah terpadu yang menggunakan teknologi ramah lingkungan. Sampah dipilah menjadi dua jalur utama. Sampah anorganik, seperti plastik, dikumpulkan dan diangkut oleh Bank Sampah Pusat (BSP) untuk didaur ulang. Sementara itu, styrofoam dan popok sekali pakai diproses dengan teknologi hydrothermal menjadi paving block ramah lingkungan. Untuk sampah organik, dilakukan budidaya maggot (larva BSF) yang menghasilkan pakan alternatif untuk ikan dan ayam, serta pupuk organik untuk pertanian kota (urban farming).

Inisiatif ini berhasil mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menekan pencemaran lingkungan di area sekitar. Selain itu, program ini menciptakan berbagai produk bernilai ekonomi, seperti paving block, pakan maggot, dan pupuk organik, yang mendukung konsep ekonomi sirkular.

Kunjungan ke lokasi program CSR di Kelurahan Tamalabba ini menjadi bentuk apresiasi dan dukungan nyata dari Pemerintah Kota Makassar terhadap inisiatif keberlanjutan yang dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga.

Di lokasi, Walikota yang akrab disapa Pak Appi berinteraksi langsung dengan warga penerima manfaat. Ia mengaku kagum melihat keberhasilan masyarakat dalam mengelola sampah dari tingkat rumah tangga.

“Kampung ini sudah mampu memilah sampah dengan baik. Ini membuktikan bahwa sampah bukan hanya masalah, melainkan bisa menjadi peluang ekonomi baru jika dikelola dengan tepat,” ujar Munafri Arifuddin.

Lebih lanjut, Walikota menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam upaya pemberdayaan lingkungan. “Kami berharap model kerja sama ini terus berkembang, sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, tapi juga membuka peluang edukasi dan pemberdayaan lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA :  Percepat Konektivitas Luwu Timur, PT Vale Bangun Matano Belt Road dan Normalisasi Sungai Baliase

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang Pertamina dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). “Pertamina berfokus tidak hanya pada operasi bisnis, tetapi juga pada penciptaan kolaborasi berkelanjutan yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Rum menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) nomor 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan) dan nomor 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), di mana pengelolaan sampah yang baik dapat menciptakan siklus ekonomi baru yang ramah lingkungan.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan Pertamina Patra Niaga, sebagai upaya bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.