Indosat SheHacks Perluas Dampak: Luncurkan PaPeDa, Cetak Pemimpin Perempuan Daerah Berbasis Inovasi Teknologi

oleh -223 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), melalui gerakan SheHacks yang berfokus pada pemberdayaan perempuan berbasis inovasi teknologi, memperkenalkan inisiatif terbarunya: Pandu Perempuan Daerah (PaPeDa).

SheHacks, yang bertujuan mengurangi kesenjangan gender di berbagai bidang, kini memperluas jangkauannya dengan berfokus pada perempuan yang aktif sebagai penggerak komunitas lokal di daerah. Melalui PaPeDa, para pemimpin komunitas ini akan dibekali pendampingan intensif untuk mengembangkan dan mengimplementasikan solusi teknologi yang relevan dan berdampak di wilayah mereka.

Program PaPeDa dirancang bertahap: dimulai dari sesi online, dilanjutkan dengan bootcamp offline untuk 15 peserta terbaik, dan berlanjut selama beberapa bulan melalui pendampingan online serta implementasi proyek percontohan (pilot lokal). Tujuannya adalah memastikan para pemimpin komunitas perempuan menguasai keterampilan praktis dari perencanaan, storytelling, hingga pengukuran dampak untuk mengeksekusi “mini SheHacks” secara mandiri.

Indosat menjalankan PaPeDa dengan berkolaborasi bersama UN Women dan Kumpul.id dalam proses seleksi dan pembinaan.

Irsyad Sahroni, Director and Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan: “Komitmen Indosat dalam memberdayakan masyarakat Indonesia tidak hanya berfokus di perkotaan, tetapi juga diperluas hingga ke daerah. Melalui inisiatif PaPeDa, kami ingin memastikan para perempuan di daerah mendapatkan akses yang setara untuk mengembangkan potensi mereka. Kami meyakini perempuan memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan dan bagian dari ruang kolaborasi yang membangun komunitas. Karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan UN Women dan Kumpul.id yang memiliki kesamaan visi dalam menghadirkan dampak positif bagi perempuan dan komunitas di Indonesia.”

Dwi Faiz, Head of Programme UN Women Indonesia, menyambut baik kemitraan yang telah terjalin lama ini: “Kerja sama UN Women dengan Indosat telah terjalin selama lebih dari lima tahun untuk mendukung perempuan Indonesia menciptakan inovasi wirausaha berbasis teknologi. Kali ini, melalui program PaPeDa, kami melihat langkah signifikan untuk memperkuat ketangguhan komunitas, khususnya dalam menghadapi tantangan besar. UN Women yakin bahwa para perempuan pemimpin komunitas yang terlibat dalam PaPeDa akan menjadi penggerak perubahan yang lebih luas. Kami berharap program ini dapat terus menginspirasi perubahan positif, dan dengan kepemimpinan perempuan, UN Women berkomitmen akan terus mendorong transformasi yang berdampak di masyarakat.”

BACA JUGA :  Pebalap Astra Honda Ukir Prestasi di Eropa: Ramadhipa Juara ETC, Veda Raih Poin Perdana JuniorGP

Selama dua bulan ke depan, dari 86 pemimpin komunitas perempuan yang diseleksi, akan dipilih delapan peserta terbaik berdasarkan kekuatan konsep, pengukuran dampak, kesiapan pelaksanaan, dan penilaian mentor. Delapan finalis ini akan menerima Sertifikasi PaPeDa (Basic Certification) dan berhak menyelenggarakan kegiatan mini SheHacks di komunitas mereka.

Para finalis akan melanjutkan ke kelas yang berfokus pada penguatan keterampilan pitching, di mana mereka akan mempresentasikan hasil mini pilot project mereka. Momen pitching ini bertujuan membuka peluang pendanaan dan memperluas jaringan. Peserta terbaik juga akan dipertimbangkan untuk program lanjutan pada tahun 2026.

Irsyad menutup dengan optimisme: “PaPeDa hanyalah langkah awal bagi para peserta. Kami percaya, dengan pembekalan yang tepat, Perempuan dapat semakin berdaya dan berkontribusi mendorong kemajuan.” pungkasnya.