Jakarta, Berikabar.co – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali menghadirkan IDCamp 2025, sebuah program beasiswa coding yang menjadi jembatan bagi generasi muda untuk meraih karier di bidang teknologi. Selama tujuh tahun perjalanannya, program ini telah menjangkau lebih dari 380.000 penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, lebih dari 136.000 peserta fokus pada bidang Kecerdasan Artifisial (AI), menunjukkan minat yang tinggi pada teknologi masa depan.
Secara keseluruhan, IDCamp telah berhasil mencetak 120.000 lulusan yang siap berkontribusi bagi industri dari Sabang sampai Merauke. Program ini juga telah menciptakan dampak ekonomi senilai lebih dari Rp680 miliar dan melahirkan alumni yang kini berkarier di perusahaan teknologi nasional maupun global. Capaian ini menegaskan dukungan Indosat untuk meningkatkan daya saing talenta nasional.
Pendaftaran IDCamp 2025 telah dibuka dan akan berlangsung hingga 27 Desember 2025 melalui situs resmi https://idcamp.ioh.co.id. Proses pendaftaran dibuat sederhana dan inklusif: peserta cukup membuat akun, melengkapi data diri, lalu memilih kelas sesuai minat. Seluruh program dapat diakses secara gratis, memberikan kesempatan belajar digital yang merata bagi seluruh generasi muda di Indonesia.
Akses ini sangat penting mengingat proyeksi kebutuhan talenta digital nasional yang terus meningkat. Riset dari World Bank dan McKinsey memperkirakan Indonesia membutuhkan lebih dari 9 juta talenta digital pada 2030, khususnya di bidang AI, data, dan otomasi industri. Pada saat yang sama, nilai pasar AI di Indonesia diproyeksikan mencapai sekitar USD 2,4 miliar pada 2025. IDCamp hadir sebagai inisiatif untuk mendukung ketersediaan pembelajaran digital yang relevan dan membantu menjembatani kesenjangan talenta tersebut.
Vikram Sinha, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan, “Talenta digital merupakan fondasi utama transformasi Indonesia di era global. Oleh karena itu, Indosat berkomitmen untuk membekali 2 juta talenta dengan kemampuan AI, memastikan mereka siap menghadapi masa depan. Didukung penuh oleh ekosistem mitra global kami, seperti NVIDIA, Cisco, UiPath, Mastercard, Google, dan lainnya, komitmen ini terwujud melalui peluncuran program IDCamp. Dengan menyediakan akses inklusif ke pembelajaran digital, kami tidak hanya meningkatkan daya saing individu, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di peta ekonomi digital global, sejalan dengan tujuan besar kami untuk memberdayakan Indonesia.”
Indosat menjalankan komitmennya melalui IDCamp, menyediakan akses pembelajaran digital inklusif agar generasi muda menguasai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Inisiatif ini selaras dengan tujuan besar Indosat untuk memberdayakan Indonesia, baik dengan meningkatkan daya saing individu maupun bangsa, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Metode pembelajaran IDCamp disusun agar selaras dengan tren industri dan kurikulum internasional, namun tetap mudah diakses. Selain membekali peserta dengan keterampilan teknis, IDCamp juga menyediakan mentoring, pelatihan soft skill, serta peluang berjejaring.
Tahun 2025 ini, IDCamp hadir dengan dua program baru yang relevan dengan kebutuhan talenta masa depan, yaitu:
- AI Development Track: Mempersiapkan peserta untuk peran strategis seperti AI Engineer, MLOps Engineer, Generative AI Engineer, dan Data Scientist.
- AI Integration Track: Mengasah keterampilan coding peserta untuk mengintegrasikan AI ke dalam pengembangan aplikasi Android, Multi-platform, Front-End, dan Back-End.
Dengan dua jalur baru ini, IDCamp melakukan pembaruan strategis untuk melengkapi program fundamentalnya dan memastikan kurikulumnya tetap relevan dengan industri. Peserta juga dapat memperluas keterampilan melalui bonus track Cybersecurity (Cisco) dan Automation (UiPath).
Selain itu, IDCamp memperluas dampaknya melalui program interaktif berbasis AI. IDCamp Bootcamp khusus penyandang disabilitas, pengajar, dan jurnalis digelar untuk mendorong akses setara serta literasi AI lintas profesi. IDCamp Connect juga akan diadakan secara hybrid di berbagai kota, seperti Riau, Samarinda, dan Purwokerto, untuk memperkuat ekosistem talenta digital di seluruh Indonesia.
Dampak Nyata: Kisah Sukses Alumni IDCamp
Salah satu kisah sukses datang dari Handi Sutriyan asal Kebumen yang kini bekerja di BMKG. Menyadari pentingnya beradaptasi dengan teknologi, Handi bergabung dengan IDCamp dan memilih jalur Data Scientist yang relevan dengan pekerjaannya. Setelah lulus, ia berhasil mengatasi noise dan anomali pada data observasi BMKG sehingga kualitas data meningkat. Hasil ini sangat penting bagi keselamatan transportasi dan sistem peringatan dini bencana di Indonesia, menunjukkan bagaimana ilmu yang diperoleh dari IDCamp mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Pendaftaran IDCamp 2025 sudah dibuka, jangan sampai terlewat. Masa depan digital Indonesia membutuhkan talenta seperti Anda dan IDCamp hadir untuk mewujudkannya. Saatnya anak muda Indonesia mengambil peran, tingkatkan keterampilan, dan siapkan diri untuk masa depan digital bersama IDCamp 2025.





