Towuti, Berikabar.co – Di tengah dampak kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bergerak cepat mengatasi krisis air bersih yang dialami warga. Bantuan disalurkan kepada warga Dusun Molindowe di Desa Lioka dan warga Desa Timampu, yang melaporkan kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.
Begitu laporan diterima, tim darurat PT Vale segera menyalurkan bantuan air bersih. Mereka menyiapkan tangki, tandon penampung, serta jaringan selang untuk memastikan warga memiliki akses air bersih. Distribusi air dilakukan secara rutin menggunakan mobil tangki, dengan pasokan dikirim setiap dua hari sekali untuk kebutuhan minum, memasak, dan aktivitas sehari-hari. Bantuan ini akan terus berlanjut hingga hasil uji laboratorium menyatakan kualitas air di wilayah terdampak kembali aman.
Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menegaskan komitmen perusahaan. “Kami memahami betapa pentingnya akses air bersih bagi warga. Karena itu, begitu menerima laporan, tim segera turun dengan solusi cepat. Ini bukan sekadar bantuan teknis, tetapi bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Hingga hari ke-9 pasca-insiden, tercatat 130 aduan resmi telah diterima PT Vale melalui Posko Pengaduan & Informasi di Kantor Camat Towuti dan hotline 24 jam. Sebanyak 44% aduan telah ditangani tuntas, 48% sedang dalam proses, dan 8% masih dalam tahap verifikasi. Data ini menunjukkan bahwa setiap aduan menjadi kompas bagi perusahaan dalam menentukan langkah pemulihan.
Kepala Desa Timampu, Syamsul Rusdang, mengapresiasi langkah cepat ini. “Bantuan air bersih dari PT Vale sangat berarti bagi warga kami yang kesulitan. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sampai pemulihan tuntas. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan keluhan melalui Posko agar semua aduan bisa ter-update dan ditangani,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua BPD Timampu, Abdul Rahman, juga menghargai keterbukaan PT Vale. “Kami menghargai adanya dialog langsung bersama masyarakat di Timampu. Memang sempat ada keterlambatan informasi dan sosialisasi, namun kini sudah direspons cepat oleh PT Vale melalui perbaikan komunikasi di lapangan. Kami berharap pola ini terus dipertahankan,” tuturnya.
Bantuan air bersih hanyalah salah satu langkah dari proses pemulihan yang lebih besar. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan tim ahli, PT Vale berkomitmen untuk mengurangi dampak dan memperbaiki kondisi lingkungan serta sosial secara bertahap, dengan transparansi sebagai landasan utama.





