Didukung KADIN Sultra, Penari Wakatobi Bawa Semangat Persatuan ke Istana

oleh -479 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Sebanyak 170 penari asal Sulawesi Tenggara (Sultra) siap memukau Istana Negara dengan penampilan tarian kolosal pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025.

Meski undangan tampil datang secara mendadak dan persiapan berlangsung singkat, para penari mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tenggara.

Pelatih Tari, Sukrin, mengungkapkan bahwa timnya dihubungi kurang dari sebulan sebelum hari H. “Waktu kami sangat mepet. Kami latihan tidak sampai dua minggu,” jelasnya, Senin (11/8/2025).

Untuk mengejar keterbatasan waktu, latihan intensif digelar dari pukul 08.00 hingga 20.00 WITA setiap hari. Mereka juga mendapat arahan langsung dari kurator Istana sebelum kembali ke Jakarta pada 12 Agustus 2025.

Sukrin menjelaskan bahwa tim akan membawakan Tari Sajomo Ane Posasa, sebuah kreasi baru yang memadukan Tari Sajomo Ane khas Wakatobi dengan semangat persatuan. “Tari Sajomo Ane ini melambangkan perjuangan dan kegigihan masyarakat Tomia, Wakatobi, sementara Posasa dalam bahasa Wakatobi berarti persatuan,” paparnya.

Perpaduan tersebut selaras dengan tema HUT RI ke-80: “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju.” Sukrin berharap karya ini menjadi simbol persatuan dalam keberagaman suku di Indonesia.

Meski membawa nama Wakatobi, tim penari juga melibatkan anggota dari Sanggar Tari Wanci dan Kendari. “Kami membawa nama Wakatobi, tetapi kami melibatkan penari dari sanggar lain untuk menunjukkan persatuan. Penarinya sendiri asli dari Wakatobi,” ujarnya.

Rombongan akan berangkat ke Jakarta pada 13 Agustus 2025 dan langsung mengikuti gladi bersih di Istana Negara pada 14 Agustus 2025. Sukrin menegaskan, para penari akan tetap berlatih meskipun berada di Jakarta demi memberikan penampilan terbaik.

BACA JUGA :  PLN Kembali Gelar Journalist Award 2022, Gelorakan Semangat Energi Bersih

“Alhamdulillah, Bupati Wakatobi sangat mensupport kegiatan ini, termasuk dukungan dari KADIN Sulawesi Tenggara yang mendukung penuh persiapan kami dan memfasilitasi anak-anak (penari) ke Jakarta untuk tampil menari kolosal di Istana Presiden,” tutupnya.