Bupati Luwu Timur Pimpin Rapat Koordinasi, Bahas Transparansi dan Penanganan Dampak Kebocoran Pipa PT Vale

oleh -246 Dilihat

Towuti, Berikabar.co – Guna membahas penanganan dampak kebocoran pipa minyak, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam atau Ibas, memimpin rapat koordinasi di Kantor Camat Towuti. Rapat ini dihadiri oleh perwakilan PT Vale, Kapolres Luwu Timur, Pabung, Ketua DPRD Luwu Timur, Camat Towuti, para kepala desa, dan warga yang terdampak.

Dalam rapat tersebut, Bupati Ibas menyampaikan kronologi awal insiden yang terjadi pada 23 Agustus 2025. Ia menjelaskan bahwa Pemda dan PT Vale telah mengambil langkah cepat untuk mengidentifikasi dan meninjau langsung lokasi kebocoran. Warga yang hadir juga diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah mereka secara langsung kepada pihak-pihak yang terlibat.

Ia menegaskan pentingnya objektivitas dan transparansi dalam menyelesaikan masalah ini. “Kita harus objektif dalam menentukan dan menyelesaikan persoalan ini, harus adil dan terbuka agar tidak muncul isu-isu yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemda dan PT Vale berkolaborasi menurunkan tim ahli untuk melakukan identifikasi dan peninjauan langsung di lokasi guna menentukan langkah taktis yang segera harus diambil. Kolaborasi ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi dan berintrospeksi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Melalui kejadian ini, kita evaluasi hal-hal teknis yang mungkin menjadi penyebab kebocoran, pengecekan pipa secara berskala agar kedepannya cepat diatasi,” kata Bupati.

Perwakilan dari PT Vale, Budiawansyah, menyatakan komitmen penuh perusahaan untuk bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan dan sosial yang ditimbulkan. “Kami tegaskan Manusia, Hewan, dan lingkungan adalah yang terpenting. Komitmen kami segera melakukan pemulihan dan mitigasi dampak sebagai bentuk tanggung jawab moral kami, selaku perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 50 tahun di Luwu Timur,” tegasnya.

BACA JUGA :  Gubernur Sultra Kunjungi KPK, Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi

Budiawansyah juga menyatakan bahwa perusahaan sangat terbuka untuk menerima masukan dari masyarakat jika ada hal-hal yang terlewatkan atau luput dari penanganan mereka.