BI Sultra Apresiasi Kota Kendari Hadirkan 115 Kios Pangan Digital dengan Sistem Pembayaran QRIS

oleh -365 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kendari yang dinilai luar biasa dalam pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi perdagangan pangan melalui peluncuran 115 Kios Pangan Digital berbasis pembayaran QRIS.

“Setiap kabupaten/kota punya caranya masing-masing, salah satu upaya Kota Kendari yang luar biasa adalah menghadirkan kios inflasinya. Saya terima kasih sekali, kami melihat berbagai upaya dilakukan Kota Kendari,” ujar Edwin.

Ia menambahkan, pihaknya mendukung penuh Pekan QRIS Nasional dalam rangka HUT RI, termasuk melalui bantuan digitalisasi untuk warung dan kios. “Warung lapang ini kami berikan bantuan untuk digitalisasi selain untuk efisiensi dan keterbukaan harga. Ini juga mendorong distribusi barang bisa cepat, salah satunya mendorong ketahanan pangan Kota Kendari. Sama-sama melaksanakan pencegahan inflasi, kami terima kasih sudah dibantu 115 kios pangan digital di seluruh kelurahan Kota Kendari,” jelasnya.

Walikota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, S.K.M, memaparkan perkembangan inflasi Kota Kendari pada Juli 2025 yang tercatat 2,82 persen (year-on-year) dan 1,1 persen secara bulanan. “Meskipun turun untuk bulan ini, secara akumulatif masih tinggi. Dari empat kabupaten/kota yang ada di Sultra, Konawe, Baubau, dan Kolaka, Kota Kendari bisa bertahan karena kita bukan pemasok pertanian,” ungkapnya.

Menurut Siska, pemerintah kota terus melakukan perbaikan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan menjaga inflasi sejak Januari hingga Juli melalui rapat koordinasi mingguan, pemantauan stok, penanaman dan panen komoditas pangan seperti jagung dan padi, penyerahan bantuan Aku Hatinya PKK, urban farming di rumah jabatan, termasuk penanaman sayur-sayuran.

“QRIS memudahkan masyarakat kita dan sinergi juga dengan program kami yang mengurangi penggunaan tunai. Kan sekarang sudah sistem digitalisasi, Pemkot sendiri mulai mengurangi sistem tunai, masyarakat kita juga bisa dimudahkan dengan fasilitas ini,” tambah Siska.

BACA JUGA :  Pemesanan Tembus 500 Unit, New Veloz Hybrid EV Dominasi Pasar MPV Sulawesi