PT Vale dan Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea, Kolaborasi Nyata untuk Lingkungan Berkelanjutan

oleh -646 Dilihat

Sorowako, Berikabar.co – Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea menjadi  contoh nyata sinergi antara konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan praktik pertambangan berkelanjutan. Dikelola bersama oleh PT Vale Indonesia Tbk dan mitra lokal, taman ini terletak di area pascatambang dan telah dikembangkan menjadi ruang konservasi dengan nilai ekologis tinggi.

Dikatakan Senior Manager Operation Environment and Reclamation PT Vale Indonesia, Muhammad Firdaus Muttaqi  bahwa Arboretum seluas 15 hektare yang menjadi inti dari taman ini ditanami lebih dari 74 jenis pohon lokal dan endemik, menjadikannya bank hayati penting di kawasan Wallacea.

“Beberapa spesies unggulan yang dikonservasi meliputi eboni, gaharu, bitti, kayu hitam,  dana berbagai jenis buah-buahan tropis. aneka pohon buah tropis,” terangnya.

Tidak hanya flora, taman ini juga menjadi habitat bagi fauna seperti populasi rusa. Di masa depan, taman ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas penangkaran kupu-kupu endemic. Kehadiran spesies-spesies yang terancam punah menjadikan taman ini penting dalam upaya konservasi nasional.

“PT Vale secara aktif melindungi spesies seperti pohon eboni, serta mempersiapkan penangkaran untuk spesies kupu-kupu endemik Sulawesi yang habitatnya terbatas di wilayah pegunungan,” katanya.

Dijelaskannya bahwa pendekatan konservasi dilakukan bukan hanya dengan menanam dan menjaga pohon, tetapi melalui pendekatan ilmiah berbasis data dan pemantauan berkala.

“Pemantauan dilakukan oleh tim lingkungan hidup PT Vale dan mitra akademik secara berkala. Aktivitas ini meliputi pemantauan pertumbuhan vegetasi, pengendalian gulma, dan pengukuran keanekaragaman hayati. Seluruh pemeliharaan dilakukan dengan prinsip ekologi berkelanjutan dan berbasis data sains lingkungan,” jelasnya.

Tidak hanya menjadi kawasan konservasi, taman ini juga berperan penting sebagai ruang edukasi lingkungan bagi masyarakat sekitar dan generasi muda. Program adopsi pohon dan kegiatan konservasi berbasis komunitas juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar area tambang. “Taman Sawerigading Wallacea juga menjadi model restorasi ekosistem yang dapat direplikasi di wilayah pascatambang lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gubernur Sultra Janji Berangkatkan Kepala Dinas Umrah Sebagai Penghargaan

Ditambahkannya pula bahwa taman ini terbuka untuk keperluan penelitian akademik, edukasi lingkungan bagi pelajar dan masyarakat umum, serta dirancang sebagai bagian dari konsep agrowisata masa depan. “Fasilitas seperti Wooden House dan DOJO memungkinkan berbagai pihak untuk belajar langsung mengenai konservasi dan praktik pertambangan berkelanjutan,” tambahnya.

Pengelolaan Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea ini juga mendapat pujian langsung dari Wakil Ketua Komite II DPD RI, Andi Waris Halid saat berkunjung pada 16 Mei 2025 lalu.

Ia menyaksikan langsung bagaimana bekas lahan tambang disulap menjadi kawasan agrowisata lengkap dengan area pembibitan, penangkaran rusa, dan museum tambang.

“Apa yang saya lihat luar biasa. Pengelolaan reklamasi PT Vale di atas rata-rata perusahaan tambang lainnya,” katanya.

Ia berharap komitmen tersebut terus berlanjut dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pendapatan daerah.

Kunjungan kerja Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Dr. Raja Juli Antoni, ke area operasional PT Vale di Sorowako pada Jumat, 13 Juni 2025 lalu menjadi momen penting yang menegaskan pengakuan terhadap komitmen PT Vale dalam aspek keberlanjutan. Dalam agenda kunjungannya, Menteri mengeksplorasi sejumlah lokasi, termasuk Arboretum Himalaya—lokasi pelestarian berbagai spesies tumbuhan lokal dan endemik—serta fasilitas pembibitan modern di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Sawerigading Wallacea.

Kunjungan ini menunjukkan bagaimana praktik PT Vale relevan dalam merespons tantangan sektor ekstraktif di masa depan. Di tengah upaya nasional untuk transisi menuju energi bersih, perlindungan hutan tropis, dan tata kelola industri yang lebih transparan, PT Vale tampil sebagai mitra pemerintah yang mampu mengintegrasikan pembangunan ekonomi dengan pelestarian lingkungan.

“Kami memahami bahwa mewujudkan pertambangan yang berkelanjutan bukanlah tugas yang sederhana. Namun kami percaya, ini adalah tanggung jawab yang tak bisa ditunda. Kami tidak mengklaim telah sempurna, namun kami terus berupaya belajar, berbenah, dan melangkah maju agar kehadiran kami memberikan nilai nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan negara,” ujar Plt. Presiden Direktur PT Vale, Bernardus Irmanto.

BACA JUGA :  Mitigasi Perubahan Iklim, PT Vale Tanam Ratusan Pohon dan Perkuat Implementasi ESG di Morowali

Dr. Raja Juli Antoni, memberikan apresiasi terhadap upaya PT Vale dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan aspek sosial.

“Pembangunan tidak boleh berhenti. Namun hutan juga tak boleh punah. Kita harus menyeimbangkan keduanya. PT Vale menunjukkan bahwa industri dapat bergerak maju tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem,” katanya.

Ia secara khusus mengapresiasi keberhasilan restorasi Hutan Himalaya dan kehadiran Taman Kehati sebagai bukti konkret dari reklamasi yang berdampak.

“Sebagai salah satu perusahaan pertambangan yang melakukan pertambangan secara berkelanjutan, saya ingin membuktikan dan hal ini langsung saya saksikan bagaimana proses pertambangan mereka yang memang sangat sesuai aturan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.

“Pulang dari sini saya akan duduk bareng dengan Ibu Dirjen, nanti kita formulasikan best practice apa yang bisa kita pelajari dari sini, lesson learn dari sini, nanti kita akan buat sebuah aturan baru, juknis baru yang kemudian bisa kita enforce dan pindahkan, gakkum, kita akan kumpulkan pengusaha pertambangan, kita akan membuka ruang untuk memberikan ippkh yang diikuti dengan tanggung jawab maksimal untuk keberlanjutan alam kita untuk anak cucu kita,” ungkapnya.

Kunjungan ini turut memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah dan PT Vale dalam mendukung program prioritas nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait hilirisasi industri yang ramah lingkungan, ketahanan ekonomi, serta pelestarian sumber daya alam untuk generasi mendatang.