PLN Sukses Energize SUTT 150 kV Kolonedale–Bungku dan GI Bungku, Listrik Morowali Semakin Andal

oleh -575 Dilihat

Morowali, Berikabar.co – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi, melalui PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Selatan, secara resmi melakukan energize atau pengoperasian proyek strategis nasional Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kolonedale – Bungku dan Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku (New). Infrastruktur kelistrikan vital ini kini menjadi penopang utama keandalan listrik di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara, sekaligus diharapkan dapat menjawab krisis listrik yang selama ini membayangi kedua wilayah tersebut.

Proyek ambisius ini membentang sepanjang 162,5 kilometer sirkuit (kms), terdiri dari 254 tower transmisi yang melintasi dua kabupaten. Jaringan transmisi ini ditopang oleh GI Bungku yang memiliki kapasitas sebesar 30 MVA. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu menggantikan operasional pembangkit diesel (PLTD) yang selama ini boros bahan bakar fosil, sehingga mampu menekan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik hingga mencapai Rp137 miliar per tahun.

General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh tim serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan yang telah menyukseskan proyek ini. “Proyek ini merupakan bagian dari komitmen kami mendukung Moonshoot 2.0, khususnya pilar NZE Moonshoot dengan program Green Enabling Transmission. Melalui penggantian PLTD dan peningkatan infrastruktur kelistrikan, kami tidak hanya menekan biaya operasional namun turut meningkatkan program Dedieselisasi pada sistem kelistrikan di Bungku hingga ± 25 MW, serta terhubungnya sistem isolated di bungku dengan Sistem Sulbagsel,” ujar Wisnu, menjelaskan dampak positif proyek ini.

Dari sisi teknis, proyek ini diproyeksikan mampu menyalurkan tambahan beban pelanggan sebesar ±16,8 MW, yang akan memenuhi kebutuhan pasokan listrik di Kabupaten Morowali (yang sebelumnya mengalami defisit sekitar ± 5MW). Selain itu, infrastruktur baru ini juga akan meningkatkan kualitas tegangan distribusi dari 18,37 kV menjadi 20,3 kV. Komitmen terhadap peningkatan industri nasional juga ditunjukkan melalui Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mencapai 68,12% untuk GI dan 62,5% untuk SUTT.

BACA JUGA :  Lantik 161 Pejabat, Wali Kota Kendari Tekankan Integritas dan Pelayanan Proaktif Puskesmas

Manajer PLN UPP Sulawesi Selatan, Edy Roy Antonius Sidabutar, yang memimpin langsung pelaksanaan proyek ini, menyampaikan rasa bangganya terhadap seluruh tim proyek. “Penyelesaian proyek ini menghadapi tantangan yang cukup berat, baik dari sisi teknis dan bahkan non teknis, namun dengan sinergi dan komitmen seluruh stakeholder di Morowali, proyek ini dapat diselesaikan dengan baik. GI Bungku dan SUTT Kolonedale – Bungku semoga bisa menjadi tulang punggung sistem kelistrikan di Morowali dan sekitarnya, dan yang paling penting, adalah bukti kehadiran negara melalui PLN ke wilayah terjauh sekalipun dan memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses listrik,” jelas Edy Roy, menyoroti makna proyek ini bagi masyarakat.

Dengan telah beroperasinya GI Bungku dan jaringan transmisi pendukungnya, masyarakat Morowali dan Morowali Utara diharapkan akan segera merasakan manfaat nyata dari keandalan dan kontinuitas pasokan listrik yang lebih baik. Keandalan pasokan listrik ini sangat krusial bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.