Wamenaker Apresiasi Langkah PT Vale dalam Lindungi Hak Pekerja dan Perempuan

oleh -312 Dilihat

Kolaka, Berikabar.co – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), yang merupakan bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan industri pertambangan nasional yang lebih adil dan inklusif. Perusahaan menekankan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak pekerja, pemberdayaan perempuan, dan kesetaraan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di sekitar wilayah operasionalnya.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Immanuel Ebenezer, saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi tambang PT Vale di Pomalaa. Ia hadir bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Ahmad Safei, serta Bupati Kolaka, Amri. Dalam kunjungan tersebut, Wamenaker memberikan pujian terhadap penerapan praktik ketenagakerjaan yang dinilai sejalan dengan prinsip hak asasi manusia dan regulasi nasional, termasuk Konvensi ILO No. 190 tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.

“Luar biasa. PT Vale adalah contoh nyata industri yang menjunjung tinggi integritas ketenagakerjaan—dari rekrutmen berbasis kompetensi, tidak ada penahanan ijazah, hingga perlindungan maksimal bagi pekerja perempuan. Ini sejalan dengan arah kebijakan negara,” ujar Wamenaker Immanuel Ebenezer.

Ia juga menekankan bahwa lingkungan kerja yang aman dan bebas dari kekerasan seksual merupakan tanggung jawab kolektif, dan menyambut baik keseriusan PT Vale dalam mengimplementasikan hal ini di seluruh aktivitas operasionalnya.

Di sisi lain, Ahmad Safei, Anggota DPR RI dan juga mantan Bupati Kolaka, menilai kehadiran investasi strategis seperti PT Vale membawa harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. “Jika investasi ini dikelola dengan berkeadilan dan sesuai aturan, maka manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh ekosistem: perusahaan tumbuh, masyarakat sejahtera, dan pemerintah daerah kuat. Inilah esensi bernegara,” ujarnya.

Bupati Kolaka, Amri, menambahkan bahwa penting bagi perusahaan untuk terus mengutamakan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal dalam setiap lini kegiatan. Ia menggarisbawahi pentingnya implementasi Peraturan Daerah terkait rekrutmen lokal dan menyebut bahwa, “Komitmen terhadap masyarakat lokal bukan hanya soal kewajiban moral, tapi menjadi fondasi bagi keberlanjutan sosial perusahaan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tingkatkan Keterampilan Berkendara, Puluhan Karyawan PT Kubota Ikuti Pelatihan Safety Riding Honda

Menanggapi berbagai dukungan ini, Head of Pomalaa Project PT Vale, Mohammad Rifai, menyampaikan bahwa kunjungan para pejabat merupakan bentuk amanah dan kepercayaan yang semakin memperkuat tekad PT Vale dalam membangun industri tambang yang tidak hanya taat hukum, tapi juga berkelanjutan dan berpihak pada masa depan. “Bagi kami, ini bukan sekadar kunjungan. Ini adalah bentuk amanah, evaluasi, sekaligus dukungan yang memperkuat semangat kami untuk membuktikan bahwa tambang bisa menjadi ruang tumbuh bersama bagi negara, masyarakat, dan generasi mendatang,” ujar Rifai.

Sebagai bagian dari rantai hilirisasi nasional, PT Vale terus berupaya memastikan bahwa kegiatan operasionalnya tidak hanya memenuhi aspek teknis semata, tetapi juga menciptakan nilai tambah sosial melalui perlakuan ketenagakerjaan yang adil, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta pemberdayaan masyarakat lokal yang berkelanjutan.