Servis Hemat di Akhir Pekan: Promo Spesial dari Astra Motor Alauddin

oleh -2888 Dilihat

Makassar, Berikabar.co  – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menghadirkan penawaran spesial bagi para pelanggan setianya. Bengkel resmi Astra Motor Alauddin yang terletak di Jalan Sultan Alauddin No. 57, Makassar, dan juga merupakan main dealer Asmo Sulsel, memastikan tetap beroperasi pada tanggal 7 dan 8 Juni 2025. Langkah ini menjadi bukti komitmen mereka dalam menyediakan layanan terbaik untuk pemilik sepeda motor Honda, khususnya dalam hal perawatan rutin.

Pada kesempatan kali ini, Astra Motor Alauddin memberikan promo servis lengkap hanya dengan harga Rp 85.200. Penawaran ini berlaku untuk jenis motor matic dan cub, serta sudah termasuk gratis cairan pembersih mesin, yang membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal.

Kresna Murti Dewanto selaku Marketing Manager Asmo Sulsel menjelaskan bahwa promo ini dibuat agar pelanggan dapat lebih mudah dan nyaman dalam melakukan servis rutin kendaraan mereka.

“Kami memahami betul bahwa konsumen membutuhkan motor dalam kondisi optimal untuk mendukung mobilitas sehari-hari. Promo servis ini kami hadirkan agar motor Honda mereka selalu dalam kondisi terbaik,” jelas Kresna.

Tak hanya memberikan penawaran menarik, pelanggan juga mendapatkan jaminan layanan purna jual berupa garansi injeksi selama 5 tahun, garansi mesin 3 tahun, garansi kelistrikan 1 tahun, hingga garansi rangka selama 5 tahun.

“Garansi yang kami berikan adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan konsumen merasa aman dan nyaman dalam menggunakan motor Honda. Kami ingin konsumen tahu bahwa kami selalu mendampingi mereka, bahkan setelah pembelian motor,” tambah Kresna.

Melalui promo ini, Astra Motor Alauddin berharap dapat memberikan pengalaman servis yang lebih hemat namun tetap berkualitas. Program ini juga menjadi wujud apresiasi terhadap kepercayaan konsumen yang selama ini memilih bengkel resmi Honda sebagai mitra perawatan kendaraan mereka.

BACA JUGA :  Potret Kelam Pendidikan Luwu Timur: Saat Manekin dan Ruang Kelas Jadi Saksi Bisu Aksi Arogansi