PPIH Arab Saudi Pantau Ketat Insiden Ancaman Bom Pesawat Saudia Airlines

oleh -359 Dilihat

Makkah, Berikabar.co – Ancaman bom yang terjadi pada pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5276 rute Jeddah–Jakarta menjadi perhatian serius Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Pesawat yang mengangkut jemaah haji Indonesia itu terpaksa mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, menyatakan rasa syukurnya setelah membaca pernyataan resmi Kapolda Sumatera Utara, Irjen Wishnu Hermawan Februanto, yang menyebut bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan pesawat tersebut dinyatakan steril dari ancaman bom.

Hilman menjelaskan bahwa PPIH Arab Saudi terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak Saudia Airlines untuk mengantisipasi dampak insiden ini terhadap jadwal pemulangan jemaah haji Indonesia. Menurutnya, seluruh proses pengamanan yang dilakukan di Bandara Kualanamu sepenuhnya merupakan kewenangan pihak otoritas bandara, kepolisian, dan maskapai.

“Prosedur pengamanan diserahkan pada otoritas terkait di Bandara Kualanamu, baik pihak kepolisian, maskapai dan otoritas bandara,” tegas Hilman Latief dari Makkah pada Selasa (17/6/2025).

Ia menambahkan bahwa proses pengecekan terhadap kondisi jemaah dan barang bawaan juga dilakukan sesuai dengan standar dan prosedur keamanan yang berlaku.

Jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam kelompok terbang 12 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 12), yang mayoritas berasal dari Kota Depok, kini tengah diistirahatkan di hotel setempat dan telah mendapatkan layanan konsumsi.

“Kemenag terus berkoordinasi dengan pihak Saudia Airlines untuk tetap menjaga ritme penerbangan pemulangan jemaah di kelompok terbang berikutnya,” jelas Hilman.

Ia juga mengimbau para jemaah untuk tetap tenang dan tidak panik, serta mempercayakan proses penanganan situasi ini kepada pihak yang berwenang. “Kami harap jemaah juga bisa segera kembali ke pangkuan keluarganya dengan sehat dan rasa bahagia,” tandasnya.

BACA JUGA :  Tri Luncurkan Fitur AI: Anti Spam Berbasis 5G untuk Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Digital