Lomba Dongeng CBP Rupiah, Edukasi Keuangan Lewat Cerita Anak dan Remaja

oleh -434 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Lomba Dongeng CBP (Cinta, Bangga, Paham) Rupiah menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian kegiatan edukatif yang menyasar generasi muda di Sultra Maimo 2025. Lima finalis yang terdiri dari pelajar tingkat SMP dan SMA berhasil menampilkan dongeng berdurasi tujuh menit dengan materi yang mengangkat pentingnya memahami dan mencintai Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Masing-masing finalis menyampaikan pesan CBP Rupiah dengan pendekatan kreatif dan emosional melalui cerita yang mereka kemas sendiri. Dari kisah petualangan uang Rupiah yang hilang, hingga cerita persahabatan antara Rupiah dan karakter imajinatif lainnya, seluruh peserta menyuguhkan pertunjukan yang memikat perhatian penonton dari berbagai usia.

Andi Rizky Amelia, M.Psi., Psikolog yang menjadi salah satu juri dalam lomba dongeng tersebut, mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas penampilan para finalis. “Kelima peserta telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengemas pesan edukatif melalui media dongeng. Ini menjadi cara efektif untuk menyampaikan nilai-nilai CBP Rupiah kepada anak-anak, remaja, bahkan dewasa,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan melalui dongeng menjadi jembatan yang sangat baik dalam edukasi lintas usia. “Kita ingin pengetahuan soal Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah tidak hanya sampai ke usia dewasa, tapi juga bisa dipahami sejak dini. Dongeng adalah media yang bisa menembus batas usia dan latar belakang,” tambahnya.

Seluruh peserta yang tampil merupakan hasil seleksi ketat dan sebelumnya telah mendapatkan pendampingan intensif dari para mentor. Pendampingan ini mencakup teknik bercerita, penguatan isi pesan CBP Rupiah, hingga penguasaan panggung. Hal ini membuat penampilan para finalis menjadi sangat matang dan mengesankan.

Lomba Dongeng CBP Rupiah ini menjadi bukti bahwa edukasi ekonomi dan nilai kebangsaan dapat disampaikan secara menyenangkan dan menyentuh melalui pendekatan yang kreatif. Dengan metode ini, diharapkan generasi muda tidak hanya tahu soal Rupiah, tapi juga mencintainya sebagai bagian dari identitas bangsa.

BACA JUGA :  PT Vale Kembali Panen Raya Padi SRI Organik di Desa Kolono