Mekkah, Berikabar.co – Menjelang dimulainya fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang akan berlangsung pada Rabu, 4 Juni 2025 (8 Dzulhijjah 1446 H), Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulawesi Tenggara, H. Muhamad Saleh, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para petugas haji dan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Sultra.
Dalam kapasitasnya sebagai anggota Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Haji Indonesia tahun ini, Saleh menekankan pentingnya kesiapan fisik dan spiritual Jemaah dalam menghadapi fase Armuzna, serta mengingatkan seluruh petugas agar memastikan kelancaran dan keselamatan JCH menuju lokasi wukuf.
“Wukuf di Arafah adalah Rukun Haji yang harus dilakukan oleh setiap Jemaah agar ibadah hajinya sah. Saya berharap Petugas dan Jemaah bisa bekerjasama dengan baik dan saling mengingatkan agar menjaga niat, menjaga kesehatan dan banyak beristighfar memohon ampun kepada Allah SWT dan berdo’a sebelum berangkat ke Arafah pada 8 Dzulhijjah tersebut,” ujar Saleh, Selasa (3/6/2025).
Selama berada di Arafah, ia menganjurkan Jemaah untuk memanfaatkan waktu dengan memperbanyak dzikir, doa, dan introspeksi diri, serta menjaga kesehatan dan kebersihan diri.
“Kurangi aktivitas di luar tenda atau hotel, istirahat yang cukup, dan menjaga kebersihan serta memperbanyak konsumsi air putih,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan melontar jumrah di Mina, Jemaah juga diminta untuk mematuhi jalur yang telah ditentukan oleh petugas, yakni melalui Lantai 3 di area Jamaraat, dan tidak melintasi jalur dasar untuk menghindari potensi penumpukan.
“Semoga kita semua diberi kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam menuntaskan rukun haji dengan baik, ibadah dan doa yang kita panjatkan diterima oleh Allah SWT. Serta pengabdian dan keikhlasan para petugas dalam melayani Dhuyufurrahman ini, diridhoi Allah SWT,” tutupnya.
Sampai hari ini, seluruh 2.016 Jemaah Calon Haji asal Sulawesi Tenggara dikabarkan dalam keadaan sehat dan lengkap. Hal ini menjadi modal penting dalam menyambut puncak ibadah haji yang akan berlangsung dari 5 hingga 9 Juni 2025, bertepatan dengan 9–13 Dzulhijjah 1446 H. Fase Armuzna ini dinilai sangat krusial dalam menentukan kesempurnaan ibadah haji para peserta.
Humas Kemenag Sultra





