Kendari, Berikabar.co — Gelaran Sultra Maimo 2025 resmi dimulai hari ini dengan berbagai rangkaian kegiatan menarik yang menyatukan unsur budaya, ekonomi syariah, dan kreativitas anak muda Sulawesi Tenggara. Acara yang diinformasikan melalui unggahan Insta Story akun resmi Instagram @bank_indonesia_sultra ini menjadi ajang kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di daerah.
Pagi hari dibuka dengan Cooking Competition yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.00 WITA. Kompetisi memasak ini memiliki segmen unik karena melibatkan chef profesional dari kalangan pondok pesantren. Selain lomba memasak, panggung dapur juga dimeriahkan dengan sesi live cooking bersama chef selebriti yang menghibur sekaligus mengedukasi para penonton seputar kuliner halal dan sehat.
Masih dalam semangat syariah dan literasi, pukul 10.00 hingga 11.30 diisi dengan Kompetisi Dakwah. Acara ini bertujuan untuk memperkuat semangat dakwah dan memperluas literasi ekonomi syariah di kalangan generasi muda. Peserta menyampaikan pesan-pesan dakwah dengan pendekatan kreatif yang relevan dengan tantangan ekonomi saat ini.
Siang harinya, pukul 13.00 sampai 17.00, para pencinta kopi berkumpul dalam ajang Manual Brew Throwdown. Kompetisi ini menjadi tempat unjuk gigi para barista lokal dalam mengolah kopi Sultra menggunakan teknik manual brew. Ajang ini juga menjadi media promosi potensi kopi Sulawesi Tenggara di kancah nasional maupun internasional.
Puncak acara siang hari adalah Opening Ceremony Sultra Maimo 2025 yang digelar mulai pukul 14.00 hingga 15.30 WITA. Upacara pembukaan ini menghadirkan sambutan dari Gubernur Sultra dan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Salah satu momen penting adalah diluncurkannya lelang wakaf, sebagai inovasi pembiayaan sosial berbasis syariah yang ditujukan untuk pembangunan berkelanjutan.
Malam harinya, suasana semakin hangat dengan digelarnya Tolaki Brewtalk, talk show yang berlangsung dari pukul 19.00 hingga 21.00. Mengusung tema “Mendorong Produktivitas dan Kualitas Kopi Sultra untuk Pertumbuhan Ekonomi Sultra yang Berkelanjutan”, acara ini menghadirkan pelaku industri kopi, akademisi, dan pelaku UMKM.
Sejak pukul 10.00 pagi hingga 22.00 malam, pengunjung juga dapat menikmati Sharia Fair, bazar UMKM yang menampilkan produk-produk lokal unggulan Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan mengenalkan produk halal berkualitas kepada masyarakat luas.
Hari pertama Sultra Maimo 2025 menunjukkan semangat kolaborasi dan pemberdayaan ekonomi yang kuat. Dari dunia kuliner, dakwah, kopi, hingga UMKM, semua dirangkai dalam satu visi besar: menjadikan Sultra sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah berbasis kearifan lokal. Kegiatan Sultra Maiomo 2025 sendiri akan digelar selama tiga hari yakni 20 hingga 22 Juni 2025.





