Bombana Dorong Akses Keuangan Inklusif Lewat Evaluasi TPAKD

oleh -388 Dilihat

Bombana, Berikabar.c0 – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Rapat Evaluasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sebagai bentuk komitmen mendorong inklusi keuangan dan penguatan ekonomi lokal. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Bombana ini dipimpin langsung oleh Bupati Ir. Burhanuddin, M.Si, dan dihadiri jajaran OJK Sultra, Bursa Efek Sulawesi Tenggara, OPD terkait, serta pimpinan industri jasa keuangan setempat.

Dalam arahannya, Bupati Burhanuddin mengapresiasi capaian program TPAKD yang telah berjalan dan menekankan pentingnya akselerasi lanjutan. Ia menyoroti program unggulan PASTI (Pandai Sikapi dan Lawan Rentenir) yang memberikan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku UMKM. Program ini ke depan akan disinergikan dengan inisiatif “Satu Produk, Satu Desa” guna mendorong pemerataan ekonomi desa, serta menggandeng lebih banyak bank umum dan BPR.

Bupati juga menegaskan penguatan program KEJAR EMAS (Satu Rekening Satu Pelajar Generasi Bombana Cerdas Keuangan). Ia meminta Dinas Pendidikan untuk mendata seluruh siswa dari jenjang SD hingga SMA yang belum memiliki rekening, dengan target membuka rekening untuk 80% dari total 30.000 siswa. Proses ini akan dilakukan melalui kerja sama dengan bank-bank yang beroperasi di Bombana.

Menanggapi pemaparan tersebut, Desiyani Patra Rapang, Manajer Madya PEPK dan LMSt OJK Sultra, memberikan apresiasi atas kinerja TPAKD Bombana. Ia menyebut Bombana sebagai salah satu daerah paling aktif dalam mendorong literasi dan akses keuangan. Ia juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Bombana pada Triwulan I 2025 yang mencapai 7,28%, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan provinsi, serta pertumbuhan kredit perbankan sebesar 2,79% (yoy).

OJK Sultra menyambut baik perluasan cakupan program TPAKD, khususnya PASTI dan KEJAR EMAS. OJK juga mengusulkan agar pembukaan rekening pelajar dapat dirangkaikan dengan Hari Indonesia Menabung pada awal Agustus 2025, agar momentum edukasi keuangan semakin meluas. Sinergi lintas sektor dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan program.

BACA JUGA :  CV Best Farmer Indonesia, Binaan Kadin Sultra Ekspor Puluhan Ton Jagung

Sebagai bagian dari strategi nasional, OJK menegaskan bahwa TPAKD memiliki peran sentral dalam memperluas akses keuangan, mengembangkan sektor produktif daerah, serta memperkuat literasi keuangan masyarakat. OJK Sultra menyatakan kesiapan mendampingi dan mendukung TPAKD Bombana melalui kolaborasi program, asistensi teknis, serta inisiatif literasi yang lebih luas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.