Kota Kendari Jadi Percontohan Kota Digital di Sultra, BI Dorong Replikasi di Daerah Lain

oleh -451 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Kota Kendari dinilai sebagai salah satu kota digital paling progresif di wilayah Sulawesi Tenggara. Hal ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sultra, Edwin Permadi, yang menyebut Kendari telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam penerapan sistem pembayaran digital selama beberapa tahun terakhir.

“Alhamdulillah untuk beberapa tahun terakhir ini, Kota Kendari menjadi salah satu yang di wilayah Sulawesi yang menjadi salah satu kota digital. Nah, itu yang kita dorong kota-kota lainnya maupun provinsi,” ujar Edwin dalam sebuah pernyataan kepada media.

Edwin menjelaskan, BI terus mendorong daerah lain di Sultra untuk mengikuti jejak Kendari dalam mengadopsi sistem digital, terutama dalam layanan transaksi publik seperti pembayaran retribusi, parkir, pajak daerah, dan layanan lainnya. Menurutnya, belum semua daerah memiliki ekosistem digital yang memadai, sehingga perlu sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan.

“Makanya kalau kita lihat di beberapa kota kabupaten masih ada yang belum digitalnya. Kita lakukan kerja sama dengan bank setempat, bisa dengan bank daerah seperti BPD, bisa dengan bank sembarang dan sebagainya,” tambahnya.

Salah satu instrumen yang terus digalakkan adalah penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS), yang memungkinkan transaksi non-tunai secara cepat dan aman. Edwin menyebut, bila suatu layanan seperti parkir belum menerapkan sistem digital, BI akan datang dan mendorong penerapannya melalui edukasi dan kolaborasi.

Lebih jauh, Edwin menekankan bahwa digitalisasi membawa dampak positif, khususnya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan sistem pembayaran yang terintegrasi secara digital, penerimaan daerah menjadi lebih transparan dan efisien, serta mengurangi potensi kebocoran anggaran.

“Saya melihat, selain keuntungan pertama dari sisi PAD pasti meningkat karena memang…” ungkap Edwin

BACA JUGA :  OJK Sultra Ungkap Potensi dan Tantangan Ekonomi Syariah di Sultra Maimo 2025