Dukung Pendidikan Setara, Sultra Siapkan Sekolah Rakyat Berasrama

oleh -290 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Kendari sebagai langkah nyata memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Yusmin, mengungkapkan bahwa lahan seluas 8,9 hektare telah disediakan dan kini menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.

“Pembangunan ini merupakan gagasan langsung dari Gubernur Andi Sumangerukka. Kami sudah ajukan proposalnya ke Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan saat rapat koordinasi di Jakarta bulan April lalu. Bahkan lokasi lahannya sudah ditinjau langsung oleh pihak kementerian,” ujar Yusmin.

Sekolah Rakyat ini akan mengintegrasikan tiga jenjang pendidikan—SD, SMP, dan SMA—dalam satu kawasan. Rencananya, SMA dan SMP masing-masing akan memiliki 12 ruang kelas, sementara SD akan dilengkapi 4 ruang kelas. Selain itu, sekolah ini akan menerapkan sistem asrama agar siswa dari wilayah terpencil juga bisa mengakses pendidikan berkualitas secara merata.

Yusmin menegaskan bahwa meski diperuntukkan bagi siswa dari keluarga prasejahtera, sekolah ini tetap mengusung standar mutu tinggi. “Kami tidak ingin kualitasnya kalah dengan sekolah-sekolah lain. Justru ini harus jadi bukti bahwa latar belakang ekonomi bukan penghalang untuk memperoleh pendidikan unggulan,” katanya.

Dari sisi kesiapan, semua dokumen administrasi pembangunan telah selesai disusun, termasuk data pendidik yang akan ditempatkan. Pemerintah provinsi juga telah menyelaraskan rencana penyesuaian status tenaga pengajar sesuai regulasi dari kementerian.

“Kami sudah siapkan tenaga pengajarnya, tinggal menunggu penyesuaian status sesuai kebijakan Kementerian Sosial. Kalau butuh tambahan guru, rekrutmennya akan ditangani oleh kementerian bersama dinas pendidikan,” jelas Yusmin.

Terkait jadwal pembangunan, Yusmin menyatakan belum bisa memberi kepastian karena hal itu sepenuhnya bergantung pada keputusan pusat. “Segala persiapan dari pihak provinsi sudah selesai. Sekarang tinggal menunggu lampu hijau dari kementerian untuk memulai pengerjaan,” katanya.

BACA JUGA :  IM3 Hadirkan Pesta Hadiah 2025, Apresiasi Loyalitas Pelanggan dengan Ribuan Hadiah Spektakuler

Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa Sekolah Rakyat bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan wujud nyata dari komitmen pemerintah menghadirkan pendidikan yang merata dan berkualitas. “Sekolah ini akan menjadi simbol harapan baru, khususnya bagi anak-anak yang selama ini terhalang akses pendidikan. Ini tentang menciptakan masa depan yang setara,” tutup Yusmin.