Marisa, Berikabar.co — General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, memimpin langsung Apel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Marisa Extension 2 Line Bay, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, pada Selasa (29/4). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum inspeksi Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan kerja di lapangan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN UIP Sulawesi untuk memastikan bahwa budaya K3 benar-benar dijalankan secara konsisten di seluruh proyek ketenagalistrikan yang sedang berjalan. Dalam kegiatan tersebut, Wisnu didampingi oleh Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Utara yang bertanggung jawab langsung atas proyek GI Marisa.
Apel K3 dilakukan guna mengecek kesiapan pekerja di lapangan, mulai dari kelengkapan APD hingga kelaikan peralatan kerja. Manajemen PLN juga menyampaikan pengarahan secara langsung kepada para teknisi dan pekerja agar selalu menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.
“Keselamatan bukan hanya soal kepatuhan prosedur. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral agar setiap pekerja bisa pulang ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat. Apel dan inspeksi ini adalah bukti nyata dari komitmen kita,” ujar Wisnu.
Sementara itu, Manager PLN UPP Sulut, Muhammad Arfah Aboe Kasim, menambahkan bahwa pembangunan GI 150 kV Marisa Extension merupakan bagian penting dalam upaya memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi, khususnya untuk memenuhi kebutuhan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) di wilayah Gorontalo.
Ia juga menekankan bahwa aspek K3 selalu menjadi landasan utama dalam pelaksanaan setiap proyek. “Kami tidak hanya fokus pada hasil teknis, tapi juga pada aspek keselamatan semua pihak yang terlibat. Proyek berkualitas harus dimulai dari proses kerja yang aman dan sehat,” tutup Arfah.





