Grand Launching Zona KHAS Al-Alam Bentuk Akselerasi Ekonomi Syariah di Sulawesi Tenggara

oleh -484 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Untuk mempercepat pengembangan ekosistem halal dan ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara, pada tanggal 5 Maret 2025 dilaksanakan Grand Launching Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Zona KHAS) Al-Alam. Acara ini berlangsung selama 12 hari, dari 5 hingga 16 Maret 2025, di Kawasan Masjid Al-Alam, Kendari. Zona KHAS Al-Alam merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Acara ini diresmikan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, Bapak Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Wakil Gubernur Bapak Ir. Hugua.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa pembentukan Zona KHAS ini merupakan langkah strategis untuk mendukung sektor ekonomi kreatif. “Tentu saja ini akan meningkatkan daya saing produk lokal, dan memperkenalkan budaya daerah kepada khalayak lebih luas,” katanya.

Ia juga menyatakan bahwa Zona KHAS di Masjid Al-Alam merupakan terobosan yang sangat bermanfaat untuk menjadikan masjid ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai destinasi wisata berbasis syariah yang menguntungkan.

Komitmen Bank Indonesia dalam Pengembangan Ekonomi Syariah

Zona KHAS Al-Alam merupakan bukti nyata komitmen Bank Indonesia dalam menyediakan pilihan kuliner yang tidak hanya enak, tetapi juga halal, bersih, dan sehat bagi masyarakat dan wisatawan. Dalam rangka mendukung pengembangan kawasan ini, Bank Indonesia bersama mitra terkait menyediakan berbagai fasilitas, seperti kabin kuliner, toilet bersih, kanal pembayaran QRIS, kabin kebersihan, zona edukasi, dan tempat pembuangan sampah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Doni Septadijaya, menambahkan bahwa selain Zona KHAS, Bank Indonesia juga mendukung industri halal di Sulawesi Tenggara. “Melalui sertifikasi halal kepada 40 UMKM dan penyelenggaraan pelatihan untuk Pendamping Proses Produk Halal (P3H) serta Auditor Halal,” tandasnya.

BACA JUGA :  Kolaborasi Lintas Institusi, Pertamina Patra Niaga dan PMI Sukses Gelar Donor Darah Serentak di Seluruh Sulawesi

Ia berharap dukungan ini dapat mendorong perkembangan industri halal dan memperkuat ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara.

Serangkaian Program untuk Meningkatkan Ekonomi Syariah dan Ketersediaan Uang Rupiah

Selain peresmian Zona KHAS, acara ini juga melibatkan berbagai program menarik lainnya, seperti Ramadhan Talkshow, Pasar Murah, Ramadhan Competition, serta Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2025. SERAMBI 2025 merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang tunai yang cukup dan pecahan yang sesuai untuk masyarakat Sulawesi Tenggara, terutama selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2025. Bank Indonesia telah menyiapkan uang tunai senilai Rp1,2 triliun yang akan didistribusikan bekerja sama dengan perbankan di seluruh Sulawesi Tenggara. Selain itu, Bank Indonesia juga akan mengadakan Penukaran Terpadu di Tugu MTQ Kota Kendari pada 21-23 Maret 2025, yang akan bersinergi dengan berbagai kegiatan, seperti Pasar Murah, layanan publik, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Ajak Masyarakat Meramaikan Zona KHAS

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam meramaikan kegiatan di Zona KHAS Al-Alam. Bank Indonesia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Sulawesi Tenggara. Ke depannya, Bank Indonesia bersama seluruh pihak terkait akan terus bersinergi dalam mengembangkan ekonomi syariah dan mengoptimalkan layanan Rupiah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing di Sulawesi Tenggara.