Sarmuji Minta Golkar Sultra Dekati Gen Z, Adaptasi Teknologi Jadi Kunci Menuju Pemilu 2029

oleh -51 Dilihat

Kolaka, Berikabar.co – Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, meminta seluruh jajaran Partai Golkar di Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat pendekatan kepada generasi muda, khususnya Generasi Z, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital.

Menurut Sarmuji, perubahan pola komunikasi dan perilaku generasi muda dalam mengakses informasi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi partai politik. Golkar dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman agar tetap relevan dan dapat mengambil peran dalam perubahan sosial.

Hal tersebut disampaikan Sarmuji saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Sultra bersama ketua dan pengurus DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Sultra di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026).

Ia mengatakan, komposisi kepengurusan Golkar di Sultra telah memperlihatkan upaya merangkul berbagai generasi, termasuk kader senior dan tokoh yang memiliki pengalaman di pemerintahan. Namun, penguatan hubungan dengan generasi muda masih perlu menjadi perhatian.

Sarmuji menjelaskan, Generasi Z merupakan kelompok yang sejak kecil sudah akrab dengan teknologi digital. Kondisi tersebut membuat cara mereka memperoleh informasi dan mencari solusi atas persoalan berbeda dibandingkan generasi sebelumnya.

“Gen Z adalah digital native. Dari kecil generasi Z itu sudah akrab dengan teknologi. Bahkan baru lahir sudah mengenal teknologi internet,” kata Sarmuji.

Ia menambahkan, generasi muda kini tidak lagi sepenuhnya mengandalkan orang tua sebagai sumber informasi. Mereka lebih banyak memanfaatkan internet, media sosial, hingga kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk memperoleh informasi dan menjawab berbagai persoalan.

“Anak-anak muda kita mencari informasi bukan kepada bapaknya, bukan kepada ibunya saat ini. Tetapi mencari informasi melalui dunia digital bahkan ada perkembangan yang sangat baru yang saat ini menjadi fenomena secara global anak-anak muda kita bukan hanya mencari informasi dalam dunia digital bahkan mencari jawaban atas segala persoalan yang dihadapi melalui dunia digital,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ikuti Keputusan Pemerintah Pusat, Biaya PCR di RS Bahteramas Turun

Karena itu, Sarmuji meminta pengurus Golkar di seluruh tingkatan lebih peka terhadap perubahan perilaku masyarakat, terutama generasi muda. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberlangsungan sebuah organisasi.

Ia menegaskan, Golkar tidak sekadar ingin mempertahankan eksistensi sebagai partai politik, tetapi juga berambisi mengambil peran dalam memimpin perubahan ke arah yang lebih baik.

“Suatu partai, entitas, organisasi atau bahkan makhluk hidup tidak akan bisa bertahan tanpa proses penyesuaian ini. Tetapi Partai Golkar tidak hanya ingin bertahan saja. Partai Golkar tidak hanya ingin survive saja. Partai Golkar ingin memimpin perubahan ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Selain penguatan pendekatan kepada generasi muda, Sarmuji menyebut Golkar memiliki dua agenda utama yang harus dijalankan seluruh jajaran partai. Pertama, menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kedua, meningkatkan perolehan kursi legislatif di tingkat pusat maupun daerah.

“Tugas dari musyawarah nasional ada dua pertama mensukseskan semua program pemerintahan Bapak Prabowo Gibran dan yang kedua mendapatkan tambahan kursi baik di DPR RI di DPRD provinsi maupun di DPRD kabupaten kota,” ujarnya.

Sarmuji menekankan, kedua agenda tersebut harus diterjemahkan dalam kerja nyata hingga tingkat daerah. Sebagai bagian dari koalisi pemerintahan, Golkar diminta memberikan dukungan terhadap program pemerintah, termasuk kebijakan pembangunan yang dijalankan gubernur dan bupati.

Ia secara khusus menyinggung dukungan terhadap Gubernur Sultra dan Bupati Kolaka yang dinilainya sedang bekerja untuk pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah di daerah akan turut berkontribusi terhadap keberhasilan pemerintahan nasional dan agenda politik Partai Golkar.

Sarmuji juga mengingatkan agar dukungan terhadap pemerintah tetap disertai fungsi pengawasan dan penyelesaian persoalan melalui musyawarah. Dengan demikian, Golkar dapat berkontribusi terhadap keberlangsungan pemerintahan sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat.

BACA JUGA :  Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme, Kakanwil Kemenag Sultra Dorong Masjid Jadi Pusat Pembinaan

Melalui penguatan organisasi, pendekatan kepada generasi muda, dan dukungan terhadap program pemerintah, Sarmuji berharap Golkar Sultra mampu menjalankan agenda partai sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.