SMA Unggul Garuda Konawe Selatan Buka Penerimaan 2027, Ajak 55 SMP dan MTs Kirim Siswa Terbaik

oleh -87 Dilihat

Konawe Selatan, Berikabar.co  – SMA Unggul Garuda Konawe Selatan mengajak siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) di Sulawesi Tenggara memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di sekolah unggulan tersebut melalui penerimaan peserta didik baru tahun 2027. Sebanyak 55 SMP dan MTs diundang untuk mengenal langsung fasilitas, lingkungan belajar, serta program pendidikan yang dikembangkan sekolah.

Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan Gelar Griya (Open House) bertema Satu Tahun Sekolah Garuda Melahirkan Talenta Unggul untuk Indonesia di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum evaluasi satu tahun pembangunan dan penyelenggaraan pendidikan SMA Unggul Garuda Konawe Selatan.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A., M.Sc., Ph.D., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan sekolah kepada calon peserta didik dan masyarakat, sekaligus memaparkan perkembangan pembangunan serta penyelenggaraan pendidikan sejak dimulai pada 2026.

“Sebanyak 55 SMP/MTs kami undang untuk melihat langsung Sekolah Garuda. Harapannya, sekolah-sekolah tersebut dapat mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk mendaftar, terutama dari Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Menurut Ahmad Najib, sosialisasi secara langsung diharapkan memberikan gambaran yang lebih utuh kepada kepala sekolah, guru, orang tua, dan calon peserta didik mengenai fasilitas, lingkungan belajar, serta program pendidikan yang tersedia. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pertanggungjawaban publik atas capaian pembangunan infrastruktur dan prestasi peserta didik selama satu tahun pertama.

Ia menjelaskan, pengelolaan Sekolah Garuda direncanakan bertransisi secara bertahap dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kepada Lembaga Pengelola Universitas dan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia (LPUPK-RI). Lembaga tersebut dipersiapkan untuk memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan talenta unggul nasional melalui ekosistem pendidikan yang lebih terintegrasi.

BACA JUGA :  Pemprov Sultra Gelar Pasar Murah Jelang Hari Raya

Gubernur LPUPK-RI, Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan T., M.D.S., M.S.P., menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi bagi Indonesia untuk menjadi negara maju dan mampu bersaing di tingkat global. Menurutnya, berbagai program pendidikan pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat, Sekolah Nasional Terintegrasi, dan Sekolah Unggul Garuda, membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan dengan fasilitas dan standar pembelajaran berkualitas.

Donny mengajak orang tua, guru, dan masyarakat Sulawesi Tenggara mendorong putra-putri mereka memanfaatkan kesempatan tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan unggul tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi harus disertai pembentukan karakter, integritas, nasionalisme, dan kecintaan terhadap tanah air.

Menurutnya, kemampuan akademik perlu berjalan seiring dengan nilai kebangsaan agar generasi muda mampu menghadapi persaingan global tanpa kehilangan identitas sebagai bangsa Indonesia. Karena itu, pengembangan Sekolah Garuda diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menyiapkan talenta nasional yang unggul dan berkarakter.

Dukungan terhadap pengembangan sekolah tersebut juga disampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka melalui sambutan tertulis yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Muhammad Fadlansyah, menyebut kehadiran SMA Unggul Garuda sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan ekosistem pendidikan di daerah.

Pemerintah provinsi menyambut pembangunan sekolah tersebut sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan. Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kecerdasan buatan, dan persaingan global, generasi muda dinilai perlu dibekali kemampuan akademik, kreativitas, kedisiplinan, integritas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kehadiran SMA Unggul Garuda di Konawe Selatan diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, budaya riset, dan inovasi, terutama di bidang sains dan teknologi serta sektor strategis lainnya. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga mengapresiasi penetapan daerah tersebut sebagai salah satu lokasi pembangunan Sekolah Unggul Garuda.

BACA JUGA :  Peringati Hari AIDS Sedunia, Pemkot Kendari Tekankan Pentingnya Pemahaman Bagi Remaja

Sementara itu, Kepala SMA Unggul Garuda Konawe Selatan, Dian Anggraini, melaporkan bahwa sekolah tersebut berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 20 hektare. Pembangunan dimulai pada Oktober 2025 melalui peletakan batu pertama, sedangkan kegiatan pendidikan mulai berlangsung pada Juli 2026, bertepatan dengan tahun ajaran 2026/2027.

Pada angkatan pertama, SMA Unggul Garuda Konawe Selatan menerima 76 peserta didik yang berasal dari Sulawesi Tenggara dan sejumlah provinsi lain di Indonesia. Sejak kegiatan pembelajaran dimulai, sekolah secara bertahap menjalankan kegiatan akademik, pembinaan kedisiplinan, serta pengembangan minat dan bakat peserta didik.

Dari sisi infrastruktur, progres pembangunan fisik sekolah telah mencapai sekitar 89 persen. Sejumlah fasilitas yang diperkenalkan dalam kegiatan gelar griya meliputi ruang belajar, laboratorium, perpustakaan, asrama, gedung serbaguna, dan berbagai fasilitas penunjang pendidikan lainnya.

Dengan capaian satu tahun pertama tersebut, SMA Unggul Garuda Konawe Selatan diharapkan terus berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan mampu menjawab tantangan masa depan. Sosialisasi penerimaan peserta didik baru tahun 2027 menjadi salah satu langkah untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus mendorong lebih banyak talenta muda Sulawesi Tenggara memperoleh kesempatan mengembangkan potensi akademik dan karakter di sekolah tersebut.