Petani Kakao Kolaka Utara Dapat Perlindungan Jaminan Sosial dan Asuransi

oleh -97 Dilihat

 

Kolaka Utara, Berikabar.co  – Penguatan sektor kakao di Kabupaten Kolaka Utara tidak hanya diarahkan pada peningkatan akses pembiayaan, tetapi juga perlindungan terhadap risiko yang dihadapi petani.

Melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Komoditas Kakao yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dan industri jasa keuangan, petani mendapatkan dukungan berupa jaminan sosial dan perlindungan asuransi.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara, Rabu (30/9/2026), BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan kartu kepesertaan kepada lima orang petani. Pada kesempatan yang sama, juga diserahkan klaim santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris senilai Rp42 juta.

Dukungan perlindungan risiko juga datang dari sektor asuransi. Asuransi Sinar Mas memberikan polis Asuransi Jiwa secara gratis selama satu tahun kepada 50 Ketua Kelompok Tani di Kabupaten Kolaka Utara.

Langkah tersebut menjadi bagian dari model ekosistem close loop yang dikembangkan dalam program PED Komoditas Kakao. Petani tidak hanya diarahkan mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga memperoleh perlindungan ketika menghadapi risiko dalam menjalankan kegiatan usaha.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha menegaskan bahwa ekosistem yang dibangun harus mampu memberikan dukungan menyeluruh kepada petani. Selain pembiayaan, petani mendapatkan pendampingan teknis, perlindungan melalui jaminan sosial dan asuransi, serta kepastian pasar melalui offtaker.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga petani sekaligus memberikan rasa aman dalam mengembangkan usaha perkebunan kakao secara berkelanjutan.

Dengan keterlibatan OJK, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, penyuluh, kelompok tani dan offtaker, perlindungan petani diharapkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan komoditas kakao Kolaka Utara.

BACA JUGA :  Ekonomi Sultra Tumbuh 6,19 Persen, BI Prediksi Penguatan Berlanjut di Triwulan III