Pascasurvei Kapolda Sultra, Tiga Titik Rawan Lalu Lintas di Kendari Langsung Ditangani

oleh -49 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama sejumlah instansi terkait bergerak cepat menindaklanjuti hasil survei bersama atau joint survey trouble spot yang dipimpin Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., di sejumlah titik permasalahan lalu lintas di Kota Kendari.

Tindak lanjut tersebut dilakukan melalui rekayasa lalu lintas, perbaikan infrastruktur jalan, hingga penataan akses putar balik kendaraan. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi kepadatan, meminimalkan konflik antarkendaraan, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sultra Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan penanganan titik permasalahan lalu lintas tidak berhenti pada survei, tetapi dilanjutkan dengan aksi nyata bersama instansi yang memiliki kewenangan sesuai kondisi di lapangan.

“Bapak Kapolda telah turun langsung melihat kondisi faktual bersama seluruh stakeholder. Setelah permasalahan diidentifikasi, masing-masing instansi langsung bergerak melakukan langkah penanganan. Ditlantas selanjutnya melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap efektivitasnya,” ujar Dirlantas.

Salah satu penanganan dilakukan di Simpang Empat Taman Lalu Lintas Polda Sultra melalui pengoperasian traffic light portabel bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sultra. Perangkat tersebut menjadi bagian dari inovasi rekayasa lalu lintas yang diterapkan dengan menyesuaikan kondisi persimpangan.

Berdasarkan pemantauan awal, penggunaan lampu lalu lintas portabel menunjukkan dampak positif terhadap kelancaran arus kendaraan. Ditlantas Polda Sultra bersama BPTD akan melanjutkan evaluasi dan meningkatkan sosialisasi agar masyarakat memahami pola pengaturan baru serta mematuhi isyarat lampu lalu lintas.

Penanganan berikutnya dilakukan di Simpang Pasar Baru Kota Kendari. Bidang Bina Marga Pemerintah Kota Kendari melakukan perbaikan dan perataan bahu jalan yang selanjutnya akan diperkeras menggunakan beton.

BACA JUGA :  PLN UIP Sulawesi Hidupkan Kembali Lahan Tidur 3 Ha dengan 600 Bibit Pohon di Hutan Hulawa

Perbaikan tersebut bertujuan mengurangi perbedaan ketinggian antara badan jalan dan bahu jalan. Dengan kondisi permukaan yang lebih rata, kendaraan yang hendak berbelok kiri langsung diharapkan dapat bergerak lebih lancar tanpa menghambat arus kendaraan utama.

Sementara itu, di kawasan Lepo-lepo, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) melakukan penataan akses putar balik kendaraan atau U-turn. Penanganan dilakukan dengan menutup akses putar balik di dekat SDN 2 Lepo-lepo dan membuka akses baru di depan Kantor Kelurahan Lepo-lepo.

Akses U-turn yang ditutup dipasangi barier beton yang diperkuat besi siku agar tidak mudah dipindahkan. Adapun pembukaan akses baru diharapkan dapat membagi pergerakan kendaraan dan mengurangi penumpukan yang selama ini terkonsentrasi di kawasan U-turn Toko Damai.

Argowiyono menegaskan, setiap rekayasa lalu lintas harus dievaluasi berdasarkan dampaknya terhadap kondisi jalan, kelancaran arus kendaraan, dan keselamatan masyarakat.

“Rekayasa lalu lintas bukan sesuatu yang statis. Setelah diterapkan harus kita lihat kembali dampaknya. Apakah arus lebih lancar, apakah potensi konflik berkurang, dan yang paling utama apakah keselamatan masyarakat semakin baik,” jelasnya.

Ditlantas Polda Sultra juga mengapresiasi respons BPTD, BPJN, Pemerintah Kota Kendari melalui jajaran Bina Marga, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam penanganan titik permasalahan lalu lintas tersebut.

Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bagian dari implementasi semangat “Polisi Bersama Masyarakat – Hadir, Berbuat, Bermanfaat”. Melalui pendekatan tersebut, kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan dalam pengaturan dan penindakan, tetapi juga melalui upaya mendorong penyelesaian persoalan lalu lintas secara kolaboratif dan berkelanjutan.

“Tujuan akhirnya sederhana, masyarakat dapat menggunakan jalan dengan lebih aman, tertib dan lancar. Permasalahan yang kita temukan di lapangan harus menghasilkan tindak lanjut yang nyata dan manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” pungkas Dirlantas.

BACA JUGA :  Antisipasi Gangguan Lalu Lintas, Ditlantas Sultra Survei Lintasan Road Race Tugu MTQ

Ke depan, Ditlantas Polda Sultra akan terus memantau titik-titik permasalahan lalu lintas lainnya dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan lanjutan sesuai kondisi faktual di lapangan. Evaluasi berkala diharapkan memastikan setiap langkah perbaikan memberikan manfaat nyata bagi kelancaran dan keselamatan pengguna jalan di Kota Kendari.