Tiga Program Pemberdayaan Masyarakat Vale Indonesia Raih Penghargaan ICA-ISDA 2026

oleh -83 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co  – PT Vale Indonesia Tbk kembali meraih penghargaan atas program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Dalam ajang Indonesian CSR Awards (ICA) dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026, perusahaan yang merupakan bagian dari PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID itu meraih satu Platinum Award dan dua Gold Awards.

Platinum Award ICA 2026 diraih melalui program Pengembangan Peternakan Ayam Kampung Terpadu “Woliko”. Sementara dua Gold Awards ISDA 2026 diperoleh melalui program Vocational Short-term Training (VST) dan Kampung Singkong Desa Nuha. Capaian tersebut tercantum dalam surat resmi Corporate Forum for CSR Development (CFCD) berdasarkan hasil pleno penilaian ICA, ISDA, dan BERBAKTI 2026.

Penghargaan diterima Head of External Relations Sorowako and Outer Area Vale Indonesia, Yusri Yunus, dalam BERBAKTI, ICA & ISDA Award Ceremony 2026 yang berlangsung di Jakarta, Selasa (29/9).

Yusri mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen perusahaan dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian.

“Vale Indonesia sangat bersyukur atas diterimanya penghargaan-penghargaan ini. Ketiga penghargaan ini merupakan wujud apresiasi terhadap upaya Perusahaan dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi mampu membangun kapasitas dan menciptakan manfaat yang dapat bertahan dalam jangka panjang.”

Menurut Yusri, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilihat dari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mengembangkan kapasitas dan menciptakan peluang baru.

“Bagi kami, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari kegiatan yang telah dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana masyarakat dapat mengembangkan kapasitas, membuka peluang baru, dan membangun kemandirian. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dan memastikan setiap program semakin relevan dengan kebutuhan serta potensi masyarakat,” ujar Yusri.

BACA JUGA :  Ratusan Takjil Dibagikan di Kegiatan Ramadhan Bikers Honda di Kendari

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan.

“Keterlibatan masyarakat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program. Masyarakat harus menjadi bagian utama dalam proses pemberdayaan, bukan hanya sebagai penerima manfaat. Karena itu, kami terus membangun kolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, komunitas, dan berbagai mitra agar potensi lokal dapat berkembang menjadi kapasitas dan peluang ekonomi yang manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang,” tambah Yusri.

Salah satu program yang meraih penghargaan adalah Pengembangan Peternakan Ayam Kampung Terpadu “Woliko”. Program yang meraih Platinum Award ICA 2026 tersebut dikembangkan sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat melalui pengembangan usaha peternakan ayam kampung secara terpadu.

Program Woliko mencakup penguatan kapasitas kelompok dalam mengelola peternakan, pengembangan pakan dan bahan pendukung, hingga pemanfaatan hasil samping peternakan untuk mendukung kegiatan pertanian. Pendekatan tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem usaha yang membuka peluang ekonomi, meningkatkan keterampilan masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih produktif.

Sementara itu, Gold Award ISDA 2026 diraih melalui program Vocational Short-term Training (VST). Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal melalui pelatihan vokasi pada bidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Pelaksanaan VST melibatkan kolaborasi Vale Indonesia, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan institusi pendidikan vokasi. Peserta mendapatkan kesempatan meningkatkan keterampilan teknis dan kesiapan kerja sekaligus memperluas peluang untuk berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi dan industri di wilayahnya.

Gold Award ISDA 2026 lainnya diraih melalui program Kampung Singkong Desa Nuha. Program ini berfokus pada pengembangan potensi ekonomi lokal melalui pemanfaatan komoditas singkong dengan mendorong masyarakat mengolah singkong menjadi berbagai produk bernilai tambah.

BACA JUGA :  Siap Siaga Sejak Dini, Ratusan Pelajar di Lingkar Tambang PT Vale Morowali Ikuti Simulasi Gempa

Pendampingan dalam program tersebut mencakup penguatan kapasitas produksi, pengembangan usaha, administrasi, hingga pengelolaan keuangan kelompok. Pendekatan itu diarahkan agar potensi lokal dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi produktif yang memperluas peluang usaha dan memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Ketiga program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Vale Indonesia yang menempatkan peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan lokal, pengembangan keterampilan, serta pemanfaatan potensi wilayah sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian masyarakat.

Capaian pada ICA-ISDA 2026 sekaligus melanjutkan rekam jejak Vale Indonesia dalam ajang penghargaan tersebut. Pada ISDA 2024, Vale Indonesia memperoleh dua Gold Awards dan tiga Silver Awards melalui sejumlah program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan. Sementara pada ICA-ISDA 2025, perusahaan kembali memperoleh Platinum dan Gold Awards melalui program Matano Iniaku serta Silver Award melalui program Closed-Loop Livestock System: Peternakan Sapi.

ICA dan ISDA merupakan penghargaan yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD) sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan, program, dan inisiatif yang berkontribusi terhadap pencapaian pembangunan berkelanjutan. Pada 2026, penganugerahan ICA dan ISDA diselenggarakan bersama BERBAKTI Award.

Acara penghargaan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Donny Purnomo Januardhi Effyandono, Kepala Sekretariat Nasional SDGs Kementerian PPN/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali, Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Sigit Reliantoro, Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bidang Perlindungan Anak Zahrotun Nihayah, serta Ketua Umum CFCD Thendri Supriatna bersama para pemimpin perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya.