LFF 2026 Digelar di Lampung, LPS Bidik Peningkatan Literasi Keuangan Generasi Muda

oleh -71 Dilihat

Bandar Lampung, Berikabar.co  – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memilih Lampung sebagai lokasi penyelenggaraan Lampung Financial Festival 2026 (LFF 2026) untuk memperkuat literasi keuangan masyarakat, khususnya pemahaman mengenai peran LPS dan penjaminan simpanan.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen LPS dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Ini sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen kami, kami memiliki peran dalam mendorong peningkatan literasi keuangan dan inklusi keuangan masyarakat. tahun sebelumnya itu di Medan dan di Surabaya kemudian di Jogjakarta. Lalu kami sekarang membuat roadmap ya, kita membuat program dan program itu berdasarkan mapping dari hasil survei nasional dan literasi keuangan atau SNLIK yang kami juga ikut mendukung,” ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu pada Konferensi Pers jelang LFF 2026, digelar di Lampung, Jumat (4/9/2026)

Menurut Anggito, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan LPS bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tingkat literasi terhadap penjaminan secara rata-rata nasional mencapai 62,51 persen.

Namun, tingkat pengetahuan masyarakat Lampung mengenai LPS masih berada di bawah rata-rata nasional. Literasi atau pengetahuan responden terhadap LPS tercatat baru mencapai 46,31 persen.

Sementara itu, pengetahuan masyarakat bahwa simpanan mereka dijamin juga baru mencapai 58 persen. Kondisi tersebut menunjukkan masih terdapat kesenjangan pemahaman masyarakat mengenai sistem penjaminan simpanan.

“Jadi ada gap antara literasi terhadap penjaminan dan literasi atau pengetahuan terhadap LPS. Hal ini mendorong kami untuk menghadirkan edukasi keuangan yang lebih dekat, lebih inklusif, dan menjangkau masyarakat secara lebih luas. Di sisi lain, Kami melihat potensi yang besar untuk menjadikan Lampung sebagai simpul penyebaran literasi keuangan, sehingga semakin banyak masyarakat memahami peran LPS dan memiliki kepercayaan terhadap sistem keuangan nasional,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sinergi Pertamina dan BPBD Bitung Targetkan Percepatan Perbaikan Infrastruktur Warga Terdampak Gempa

LPS menilai peningkatan literasi keuangan penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap industri jasa keuangan sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap sistem keuangan nasional.

Karena itu, LFF 2026 tidak hanya diarahkan sebagai festival, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang dikemas lebih dekat dengan masyarakat dan generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat akan memperoleh berbagai informasi mengenai pengelolaan keuangan, investasi, kewirausahaan hingga perkembangan ekonomi. Edukasi dikemas secara interaktif agar pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lampung Financial Festival 2026 merupakan penyelenggaraan keempat setelah sebelumnya digelar di sejumlah kota, yakni Medan, Surabaya dan Yogyakarta.

LPS berharap kegiatan tersebut dapat memperluas jangkauan edukasi keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat Lampung mengenai fungsi dan peran LPS dalam menjaga kepercayaan terhadap sistem keuangan.