Kapolres Bombana Serap Aspirasi Petani Lewat Jumat Curhat di Desa Lantari

oleh -118 Dilihat

Bombana, Berikabar.co  – Kapolres Bombana AKBP Irwandhy Idrus, S.I.K., M.I.K., CPHR., menyerap langsung aspirasi petani dalam kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat Desa Lantari, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Lantari tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan, masukan, serta persoalan yang dihadapi warga, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas pertanian.

Turut hadir KBO Binmas Polres Bombana IPTU Muh. Amin, S.H., Kapolsek Lantari Jaya IPTU Prasetyo Nento, S.H., M.H., CPM., Kepala Desa Lantari Ovi Asrofi, S.Sos., Kepala BPP Kecamatan Lantari Jaya Edi Winoto, serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan sekitar 50 warga Desa Lantari.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bombana menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan sarana bagi kepolisian untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi kemarau ekstrem yang berdampak terhadap masyarakat, terutama warga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan.

Selain persoalan pertanian, Kapolres mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Warga diminta segera menyampaikan informasi kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek Lantari Jaya apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam sesi dialog, warga Desa Lantari menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi petani, terutama kesulitan memperoleh BBM dan LPG untuk mendukung kebutuhan pengairan sawah.

Warga juga menyampaikan harapan agar jaringan listrik dapat menjangkau area persawahan. Ketersediaan jaringan listrik dinilai dapat menjadi alternatif bagi petani dalam memenuhi kebutuhan penyedotan air, terutama di tengah kondisi kemarau.

BACA JUGA :  Perkuat Keamanan Aviasi Jelang Ramadan, Direksi Pertamina Tinjau Langsung AFT Sam Ratulangi

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala BPP Kecamatan Lantari Jaya Edi Winoto menjelaskan adanya program penanaman jagung seluas 10.000 hektare dari Dinas Pertanian Kabupaten Bombana. Program tersebut diharapkan dapat membantu petani melalui dukungan bibit dan alat mesin pertanian (Alsin