OJK Ungkap Empat Kesalahan Keuangan yang Paling Sering Dilakukan Generasi Muda

oleh -93 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara mengidentifikasi sejumlah kebiasaan yang masih sering dilakukan generasi muda dalam mengelola keuangan. Pola tersebut dinilai dapat berdampak pada kondisi finansial jangka panjang apabila tidak segera diperbaiki.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan terdapat empat kesalahan yang paling sering ditemukan pada kelompok usia muda dalam pengelolaan keuangan sehari-hari.

“Empat hal yang paling sering kami temukan: pertama, gaya hidup FOMO (Fear of Missing Out). terjebak pinjol untuk gaya hidup bukan kebutuhan darurat tapi untuk beli gadget atau ikut tren,” bebernya.

Selain itu, generasi muda juga masih banyak yang berinvestasi tanpa melakukan riset maupun memeriksa legalitas produk investasi yang ditawarkan.

“Kedua, investasi tanpa riset, tergiur return tinggi tanpa memeriksa legalitas yang ujungnya merugikan seperti kasus AMG Pantheon,” tambah Bismi.

Kesalahan berikutnya ialah tidak memiliki dana darurat sehingga ketika menghadapi kebutuhan mendesak, masyarakat cenderung mengambil pinjaman berbunga tinggi.

“Ketiga, tidak punya dana darurat, ketika terjadi kebutuhan mendesak, langsung panik dan buru-buru pinjam dengan bunga mahal. Keempat, tidak memanfaatkan produk keuangan formal sejak dini padahal memulai investasi reksa dana atau tabungan berjangka sejak usia muda memberikan keuntungan berlipat berkat efek compounding jangka panjang,” jelasnya.

Untuk membantu generasi muda mengelola keuangan, OJK mengenalkan pola sederhana dalam mengatur pendapatan.

“Formula dasarnya sebenarnya sederhana: 50% kebutuhan pokok, 30% tabungan dan investasi, 20% hiburan. Tapi implementasinya memang tidak mudah di era konsumerisme digital seperti sekarang,” tutupnya.

OJK Sultra berharap generasi muda mampu membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi sekaligus mencapai tujuan keuangan jangka panjang.

BACA JUGA :  Misi Dagang Jatim-Sultra di Kendari Cetak Angka Fantastis: Total Transaksi Tembus Rp 834,5 Miliar