Gubernur Sultra Hadiri Rakornas KKP 2026, Perkuat Sinergi Kelautan dan Perikanan untuk Swasembada Pangan

oleh -86 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026 yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, pada 2–3 Juli 2026.

Kehadiran Gubernur Sultra bersama para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendukung percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Rakornas KKP 2026 mengusung tema “Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Mendukung Swasembada Pangan.” Forum nasional ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis di sektor kelautan dan perikanan guna mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, dilanjutkan penyampaian keynote speech oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam kesempatan tersebut, para pemangku kebijakan menekankan pentingnya integrasi kebijakan dan program untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan berbasis protein ikan dan garam nasional.

Rakornas juga menghadirkan diskusi panel yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga strategis, di antaranya Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Kementerian Keuangan, Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta jajaran pimpinan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan tata kelola perikanan tangkap, pengembangan perikanan budidaya, pengelolaan sumber daya kelautan, pembangunan sektor pergaraman, hingga penguatan sinergi lintas sektor dalam mengawal implementasi program-program prioritas pemerintah pusat di daerah.

BACA JUGA :  PT Vale Intensifkan Edukasi PHBS di Baula, Angka DBD dan TBC Mulai Menurun

Bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, partisipasi dalam Rakornas ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional di sektor kelautan dan perikanan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sektor perikanan tangkap, pengembangan budidaya perikanan, optimalisasi potensi kawasan pesisir, peningkatan nilai tambah hasil perikanan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Pada hari kedua Rakornas, agenda dilanjutkan dengan desk Program Kerja Prioritas Nasional yang mencakup Desk Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desk Budidaya Tematik KNMP, Desk Pergaraman, serta Desk Rehabilitasi Bencana Sumatera. Hasil pembahasan dari masing-masing desk akan dirumuskan menjadi rekomendasi sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai dasar percepatan implementasi Program Kerja Prioritas Nasional di seluruh Indonesia.

Melalui partisipasi dalam Rakornas KKP 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan sektor kelautan dan perikanan yang maju, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi daerah sekaligus mendukung tercapainya swasembada pangan nasional.