Kendari, Berikabar.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 secara umum berjalan lancar. Hingga tahapan pengumuman hasil seleksi, belum ditemukan persoalan yang bersifat serius dalam pelaksanaannya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Prof. Aris Badara, mengatakan sejak tahap sosialisasi hingga pengumuman hasil seleksi, pelaksanaan SPMB berlangsung sesuai dengan yang diharapkan.
“Sampai saat ini belum ada masalah-masalah yang serius. Sejak awal kita mulai dari sosialisasi sampai dengan pembekalan sampai pengumuman ini belum ada masalah-masalah. Prinsip kita berharap tidak ada persoalan-persoalan yang serius terkait dengan SPMB ini,” ujarnya.
Menurut Aris, hingga saat ini sebanyak 277 sekolah telah terhubung pada dashboard SPMB dari target 399 sekolah yang menggunakan aplikasi penerimaan murid baru secara daring.
“Hasil SPMB yang sudah tayang di dashboard itu sudah 277. Kita berharap ada 399 sekolah yang menggunakan aplikasi ini dalam penerimaan murid baru.”
Ia menjelaskan, beberapa kendala yang masih ditemui umumnya berkaitan dengan jaringan internet serta kesiapan operator sekolah dalam mengoperasikan sistem.
“Ada beberapa kendala terkait mungkin masalah jaringan sehingga kami belum terima secara penuh. Kita berharap hari ini sudah rampung semua.”
Selain itu, menurutnya masih terdapat keraguan dari operator sekolah dalam menjalankan aplikasi sehingga memerlukan waktu lebih lama saat proses verifikasi.
“Yang satu terkait dengan kesiapan anak-anak kita menggunakan aplikasi, kemudian yang kedua kesiapan operator sekolah. Itu saja sering membuat keterlambatan karena ada beberapa hal teknis sebenarnya bukan karena pengetahuan.” Pungkasnya.
Meski demikian, Aris memastikan seluruh tahapan yang dijadwalkan hingga 3 Juli 2026 dapat diselesaikan sesuai rencana.





