Kendari, Berikabar.co – Polda Sulawesi Tenggara menggelar puncak kegiatan bakti kesehatan secara serentak dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat melalui berbagai layanan kesehatan gratis.
Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian, mengatakan bakti kesehatan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda di Indonesia dan dipantau melalui konferensi video.
“Hari ini merupakan puncak kegiatan bakti kesehatan dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-80. Sesuai tema tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’, kegiatan ini menjadi bentuk pelayanan dan kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat,” ujar Iis.
Ia menjelaskan, tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh sosialisasi yang dilakukan melalui berbagai platform digital, termasuk media sosial dan situs resmi Polda Sultra.
Sebanyak 11 jenis layanan kesehatan disediakan dalam program bakti kesehatan yang telah berlangsung sejak awal Juni hingga menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara. Pada puncak kegiatan, layanan yang diberikan antara lain operasi katarak, operasi bibir sumbing, khitanan gratis, serta pengobatan gratis bagi masyarakat.
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Sultra, Kombes Pol drg. Ignatius Hendra Arifianto, menjelaskan bahwa bakti kesehatan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli.
“Bakti kesehatan ini merupakan bagian dari seluruh rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara. Ada sekitar 11 hingga 12 kegiatan yang kami laksanakan, di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan massal, operasi katarak, operasi bibir sumbing, donor darah, penanganan stunting, hingga pemberian bantuan kepada penyandang disabilitas,” jelasnya.
Menurut Ignatius, sasaran kegiatan tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga berbagai komunitas, termasuk pengemudi ojek online (ojol), yang dinilai membutuhkan akses pelayanan kesehatan.
Ia mengungkapkan, target peserta bakti kesehatan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara sebanyak 8.000 orang. Namun hingga saat ini jumlah peserta telah mencapai 8.516 orang atau melampaui target yang ditetapkan, dan angka tersebut masih berpotensi bertambah hingga 1 Juli mendatang.
“Target kami 8.000 peserta, namun sampai hari ini sudah mencapai 8.516 peserta. Jumlah tersebut masih akan bertambah karena kegiatan berlangsung hingga Hari Bhayangkara,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Polda Sultra juga berkolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk unsur kesehatan TNI. Tenaga medis dari TNI turut dilibatkan dalam kegiatan donor darah maupun pengobatan massal guna memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polda Sultra berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat pengabdian Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.





