Kendari, Berikabar.co – Wakapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi warga yang terdampak banjir di wilayah Kelurahan Wanggu, Kota Kendari, Senin (11/5/2026). Kehadiran jenderal bintang satu ini didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra guna memastikan penanganan tanggap darurat berjalan optimal.
Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda menyerahkan secara simbolis sebanyak 200 paket bingkisan bantuan sosial kepada masyarakat. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata dan dukungan moril dari institusi Polri terhadap warga yang kini tengah berjuang menghadapi musibah luapan Kali Wanggu.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung dari tangan ke tangan kepada warga yang berada di lokasi terdampak. Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran, terutama bagi warga yang masih bertahan di rumah-rumah mereka maupun yang berada di titik pengungsian.
Wakapolda Sultra mengungkapkan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan harian masyarakat di tengah situasi sulit ini. Di saat yang sama, jajaran Polda Sultra juga menginstruksikan personel untuk terus bersiaga memantau perkembangan debit air.
Selain aspek logistik, Polda Sultra berkomitmen memastikan layanan dasar lainnya tetap tersedia. Fokus utama saat ini adalah menjamin distribusi makanan yang merata serta kesiapan pelayanan kesehatan di posko-posko darurat agar kondisi fisik para pengungsi tetap terjaga selama masa tanggap darurat berlangsung.
Saat mengunjungi posko siaga Brimob, Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan menyempatkan diri berdialog dengan para korban untuk memberikan penguatan mental agar tetap tegar menghadapi cobaan ini.
“Apapun yang terjadi tetap semangat, bencana ini adalah ujian,” kata Wakapolda saat memberikan dukungan kepada korban banjir di posko siaga brimob.
Melalui kehadiran personel dan penyaluran bantuan ini, Polda Sultra berharap warga terdampak banjir di Kali Wanggu merasa tidak sendirian. Upaya pengamanan dan pelayanan akan terus ditingkatkan hingga kondisi wilayah dinyatakan benar-benar aman dan kembali normal.





