Tebar Manfaat di Kepulauan Sultra, BI Gelar Penukaran Uang dan Distribusi Sembako

oleh -92 Dilihat

Wakatobi, Berikabar.co – Bank Indonesia (BI) resmi melepas tim “Ekspedisi Rupiah Berdaulat” untuk menjangkau wilayah kepulauan di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Wakatobi dan sekitarnya. Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 5 hingga 11 Mei 2026 ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang layak edar serta memperkuat simbol kedaulatan negara melalui mata uang Rupiah di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Novyanto, menyatakan bahwa ekspedisi kali ini akan menyisir beberapa titik strategis, termasuk wilayah Wakatobi dan Runduma. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat kepulauan untuk mendapatkan uang dengan kualitas yang baik.

“Alhamdulillah, tadi kalau kita menyimak hari ini kita melakukan pelepasan ekspedisi rupiah berdaulat yang akan kita laksanakan 5 hari nanti meliputi wilayah Wakatobi dan Runduma. Kita berharap semua kegiatan lancar memberikan manfaat bagi masyarakat di sekeliling, supaya kita bisa sama-sama menjaga kedaulatan melalui rupiah yang berkualitas,” ujar Novyanto.

Mengenai jumlah uang yang disiapkan, Novyanto menegaskan bahwa Bank Indonesia telah melakukan kalkulasi yang matang. Pihaknya telah berkoordinasi dengan perbankan daerah untuk memetakan kebutuhan riil masyarakat di lokasi sasaran.

“Kalau jumlah uang kita sudah hitung secara memadai karena kita koordinasi dengan perbankan daerah. Jadi kita sebelumnya ada koordinasi, jadi kita sudah siapkan secukupnya yang dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Selain melayani penukaran uang kusam atau tidak layak edar, ekspedisi ini juga membawa misi sosial. Bank Indonesia menyalurkan bantuan berupa bahan pokok sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.

“Tentunya ada (kegiatan lain), jadi kita melaksanakan kegiatan utama dan kegiatan tadi dijelaskan juga sosial. Selain juga paket sosial, juga ada kita membawa sembako juga. Jadi di manapun kita (datang), kita berusaha untuk menebar manfaat,” tambahnya.

BACA JUGA :  Tiga Kecamatan di Koltim Terima Bantuan Elnino

Mengingat medan dan operasional yang cukup menantang serta melibatkan pendistribusian uang dalam jumlah besar, faktor keamanan menjadi prioritas utama. Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia bersinergi erat dengan TNI AL guna memastikan keselamatan personel maupun logistik uang selama perjalanan di laut.

“Kita perhatikan dengan hati-hati karena ada kapasitas ya. Kita memenuhi semua standar keamanan baik dari sisi Bank Indonesia menyangkut uangnya, maupun dari sisi keamanan dari sisi TNI,” tegas Novyanto menutup penjelasannya.

Ekspedisi ini diharapkan tidak hanya sekadar melakukan perputaran uang, tetapi juga menjadi sarana edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah bagi warga di beranda terdepan Indonesia.