Kolaka, Berikabar.co — PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar kegiatan promosi kesehatan bagi pelajar di wilayah operasional perusahaan dengan mengangkat tema penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) serta penanganan HIV.
Kegiatan edukasi tersebut menyasar siswa SMPN 1 Pomalaa dan diikuti sekitar 100 peserta dari kelas I dan II SMP. Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun kesadaran kesehatan masyarakat sejak usia dini.
Senior Coordinator Safety and Emergency Response PT Vale IGP Pomalaa, Dery Nurjaya, mengatakan edukasi kesehatan penting dilakukan sejak tingkat sekolah agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV.
“Kegiatan hari ini yang kita lakukan adalah promosi kesehatan dimana temanya adalah terkait penyalahgunaan napza dan juga terkait penanganan HIV yang kita mulai dari yang paling dini yakni mulai usia sekolah kenapa karena Vale ini ingin memberikan dampak di masyarakat dimana pun kami beroperasi,” ujarnya.
Menurutnya, edukasi tidak hanya diberikan kepada orang dewasa, tetapi juga kepada anak-anak sebagai langkah pencegahan sejak dini.
“Dampak operasi, mulai tingkat sekolah kami berikan edukasi, tidak hanya dewasa tapi juga anak-anak lalu HIV juga harus kita edukasi kita harapkan dengan adanya kegiatan ini para siswa di area operasi mendapatkan edukasi dan pemahaman yang baik, dari segi pemahaman ada peningkatan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, materi juga disampaikan oleh Medical Service Doctor, Faturahman, yang menjelaskan mengenai jenis narkotika dan dampak buruk penyalahgunaannya.
“Narkotika itu sebenarnya adalah obat-obatan yang sudah paten seperti heroin dan segala macam yang biasa digunakan di medis, tidak akan kecanduan karena tidak dijual bebas tapi zat aditif itu banyak yang diedarkan seperti apa seperti sabu, ganja,” ujarnya.
Ia menyebut penyalahgunaan narkoba di wilayah Pomalaa dan Kolaka cukup memprihatinkan, meski tidak selalu terlihat secara kasat mata.
“Apakah di Pomalaa atau Kolaka penggunanya banyak, iya sangat banyak karena apalagi daerah trans, fenomenanya seperti gunung es, tidak kelihatan, jadi kami sampaikan peserta didik jangan sampai coba-coba,” katanya.
Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai gejala awal hingga dampak jangka panjang akibat penggunaan narkoba.
“Apa saja gejala yang akan timbul dan apa efeknya di masa depan dan jangka panjang, hal seperti ini harus sedini mungkin kita pahamkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Pomalaa, Nurmadi, mengapresiasi kegiatan edukasi yang dilakukan PT Vale bagi para pelajar.
“Kami ucapkan terima kasih banyak dan apresiasi terhadap PT Vale IGP Pomalaa sosialisasi narkoba ini kami berharap kedepannya bisa terus dilakukan juga perusahaan-perusahaan lain bisa melakukan hal yang sama agar anak didik kami teredukasi terus dengan bahaya-bahaya itu jangan sampai generasi ini menjadi hilang,” ujarnya.
Ia menjelaskan peserta kegiatan berasal dari siswa kelas I dan II SMP dengan total sekitar 100 orang.





