Bitung, Berikabar.co – Memperingati hari jadi ke-68, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mempertegas komitmennya untuk tumbuh dan berbagi bersama masyarakat. Melalui Integrated Terminal (IT) Bitung, perusahaan menggelar aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di Panti Asuhan Suara Kasih, Kota Bitung, pada Minggu (28/12).
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-68 Pertamina, yang memposisikan perusahaan bukan sekadar penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki kepekaan sosial mendalam. Suasana penuh haru sekaligus ceria menyelimuti panti saat perwakilan manajemen berinteraksi langsung dengan para penghuni panti asuhan.
Integrated Terminal Manager Bitung, Muhammad Dody Iswanto, menegaskan bahwa pertambahan usia perusahaan merupakan momentum krusial untuk memperkuat kontribusi sosial bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.
“Kami ingin Pertamina selalu hadir memberi manfaat nyata, terutama bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama,” ujarnya.
Apresiasi mendalam datang dari pihak pengelola panti asuhan. Pengurus Panti Asuhan Suara Kasih, Bapak Wolwin Adam, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan kado istimewa bagi kesejahteraan anak-anak asuhnya.
“Dengan penuh kasih, anak-anak menerima bantuan ini dan kami akan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk menunjang kebutuhan dan kesejahteraan mereka,” ungkapnya.
Dalam momen yang khidmat tersebut, acara diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh anak-anak panti, memohon kelancaran serta keselamatan operasional bagi Pertamina agar terus mampu memberi manfaat luas bagi bangsa.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pertamina Patra Niaga IT Bitung menyerahkan santunan total sebesar Rp10.000.000 yang dialokasikan bagi 20 anak yatim secara simbolis. Melalui langkah ini, Pertamina berharap nilai-nilai kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utama perusahaan dalam memberikan energi terbaik bagi negeri di usianya yang ke-68.





