Kendari, Berikabar.co – Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan pengarahan yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djamari Caniago bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kepada kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Sulawesi Tenggara, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara tersebut dihadiri para bupati dan wali kota, unsur Forkopimda, serta pejabat pemerintah daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Sultra.
Turut hadir Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka bersama jajaran pemerintah provinsi, serta Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra.
Pertemuan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Tenggara.
Dalam arahannya, Menko Polhukam Djamari Caniago dan Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, menjaga kondusivitas wilayah, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Keduanya juga mengingatkan seluruh kepala daerah dan unsur Forkopimda agar terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional maupun daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran Kapolda Sultra bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sultra dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan di daerah.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan berbagai program pembangunan di Sulawesi Tenggara dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.





