Kalla Toyota Andalkan Layanan Purnajual dan Digitalisasi Pertahankan Market Leader

oleh -79 Dilihat

Makassar, Berikabar.co — Kalla Toyota menegaskan tetap optimistis mempertahankan dominasi pasar otomotif di Sulawesi meski persaingan industri kendaraan nasional semakin ketat dengan hadirnya berbagai merek baru, termasuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengatakan kehadiran merek baru justru menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi Toyota untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan inovasi produk.

“Kalla Toyota melihat kehadiran merek-merek baru terutama brand EV (Electric Vehicle) sebagai bukti bahwa pasar otomotif Indonesia, khususnya Sulawesi, sangat potensial,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan perilaku konsumen saat ini membuat persaingan industri otomotif semakin dinamis. Pelanggan tidak lagi terpaku pada satu merek, tetapi mulai membandingkan berbagai aspek mulai dari teknologi, desain hingga program penjualan.

“Hal tersebut tentunya menjadi tantangan tersendiri, karena pelanggan kini berpotensi tidak lagi loyal pada satu merek saja, melainkan sangat dinamis dalam membandingkan teknologi, kemewahan desain, hingga program penjualan,” katanya.

Meski demikian, Toyota dinilai masih memiliki sejumlah kekuatan utama yang membuatnya tetap menjadi market leader di Sulawesi. Faktor tersebut antara lain kualitas produk yang telah dipercaya masyarakat selama puluhan tahun, jaringan penjualan dan layanan purnajual yang luas, kemampuan menjawab kebutuhan berbagai segmen konsumen, hingga nilai jual kembali kendaraan yang tetap tinggi.

Suliadin menegaskan, kepercayaan konsumen menjadi fondasi utama dalam mempertahankan dominasi Toyota di pasar otomotif.

“Kepercayaan pelanggan adalah fondasi utama sekaligus aset terbesar Kalla Toyota. Di Sulawesi, hubungan dengan pelanggan sering kali bersifat lintas generasi (turun-temurun),” ujarnya.

Ia menambahkan, loyalitas pelanggan terus dijaga melalui pelayanan menyeluruh mulai dari pembelian kendaraan, servis berkala hingga program tukar tambah kendaraan.

“Loyalitas tersebut dijaga tentunya dengan pelayanan maksimal yang diberikan kepada pelanggan, mulai dari pembelian unit baru, periode servis, hingga pada saat mengupgrade lagi unitnya ke Toyota terbaru,” katanya.

BACA JUGA :  Ketua TP PKK Koltim Dianugerahi Pemimpin Perempuan Inspiratif

Di tengah tren elektrifikasi kendaraan, Toyota juga menerapkan strategi multi-pathway dengan menghadirkan berbagai pilihan teknologi ramah lingkungan mulai dari mesin bensin efisien, hybrid electric vehicle (HEV), hingga battery electric vehicle (BEV).

“Pemasaran kini lebih difokuskan pada edukasi manfaat efisiensi bahan bakar dan kontribusi pengurangan emisi tanpa mengubah kebiasaan berkendara masyarakat melalui lini Hybrid seperti Innova Zenix Hybrid EV, Yaris Cross Hybrid EV, dan yang paling terbaru adalah New Veloz Hybrid EV,” jelasnya.

Dari sisi penjualan, segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) masih menjadi kontributor utama penjualan Toyota di wilayah kerja Kalla Toyota. Model seperti Calya, Avanza, Veloz, Innova hingga Zenix disebut masih mendominasi pasar, disusul segmen SUV seperti Rush, Raize, dan Fortuner.

Suliadin juga mengungkapkan perilaku konsumen otomotif saat ini semakin kritis dan melek digital. Konsumen tidak hanya mencari kendaraan, tetapi juga pengalaman transaksi yang praktis dan fleksibel.

“Konsumen saat ini jauh lebih kritis, melek digital, dan mengutamakan efisiensi biaya. Sebelum datang ke showroom, mereka biasanya sudah melakukan riset mendalam via internet,” ujarnya.

Untuk menjawab perubahan tersebut, Kalla Toyota melakukan transformasi digital melalui berbagai layanan berbasis aplikasi, salah satunya mToyota yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan kendaraan, booking service, hingga test drive secara online.

Selain itu, layanan Mobile Care juga dihadirkan untuk mempermudah pelanggan melakukan servis kendaraan di rumah atau kantor.

“Kontribusinya sangat signifikan dalam memotong waktu tunggu dan meningkatkan transparansi,” katanya.

Di tengah tekanan ekonomi global dan fluktuasi daya beli masyarakat, performa penjualan Toyota di Sulawesi hingga April 2026 disebut masih menunjukkan tren positif.

“Hingga April 2026, performa penjualan cenderung meningkat setiap bulannya. Dan, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu pun terdapat peningkatan hingga 6 persen,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Rute Makassar - Polman – Makassar, Toyota Raize Habiskan BBM Hanya 300 Ribu Rupiah

Kalla Toyota juga menilai layanan purnajual dan ketersediaan suku cadang tetap menjadi faktor utama yang membuat konsumen bertahan menggunakan Toyota.

“Membeli Toyota itu berarti membeli kemudahan perawatan,” tegas Suliadin.

Sementara itu, salah seorang pengusaha sekaligus pengguna Toyota Innova, Naira, mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan Toyota.

Ia mengatakan kualitas layanan servis dan aftersales Toyota menjadi alasan dirinya tetap setia menggunakan merek tersebut.

“Toyota memberikan pelayanan servis bagus dan after salesnya mantap. Saya sudah jatuh cinta dengan Toyota sehingga tidak ingin pindah lagi ke merk lain,” ujarnya.