Gubernur Andi Sumangerukka Lantik Muhammad Fadlansyah Jadi Pj Sekda Sultra, Tekankan Responsivitas Pelayanan

oleh -77 Dilihat

Kendari, Berikabar.co — Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, memberikan penekanan khusus terhadap penguatan mutu pelayanan publik dan akselerasi penyelesaian program strategis daerah. Instruksi ini disampaikan saat dirinya secara resmi melantik Drs. Muhammad Fadlansyah sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin (18/5/2026).

Dalam arahannya, ia mengatakan bahwa posisi Sekretaris Daerah bukan sekadar pos administratif belaka, melainkan motor penggerak sentral untuk menjamin efektivitas roda pemerintahan agar berdampak riil bagi publik. Oleh sebab itu, Pj Sekda yang baru dilantik diinstruksikan segera mengonsolidasikan seluruh perangkat daerah guna mengoptimalkan kinerja pelayanan di tengah keterbatasan ruang fiskal.

Andi Sumangerukka menilai, ekspektasi masyarakat saat ini sangat tinggi terhadap kehadiran pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga isu kewilayahan lainnya. Atas dasar itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) didesak untuk bekerja secara terpadu, responsif, dan konsisten pada program-program yang bersentuhan langsung dengan rakyat.

“Kita pahami bersama bahwa Sekretaris Daerah adalah jabatan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sekda membantu kepala daerah menyusun kebijakan, membina hubungan kerja dengan seluruh perangkat daerah, mengoptimalkan sumber daya aparatur, serta mengoordinasikan pengelolaan keuangan agar tepat sasaran,” ujar Andi Sumangerukka.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada kokohnya tata kelola pemerintahan yang baik. Ia pun meminta komitmen dari seluruh jajaran birokrasi untuk segera beradaptasi dan menyelaraskan ritme kerja di bawah koordinasi Pj Sekda demi efisiensi birokrasi.

“Seluruh jajaran harus memberikan dukungan penuh demi terlaksananya tata kelola pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara yang optimal,” katanya mengingatkan.

Dikatakannya pula bahwa  tantangan tata kelola pemerintahan ke depan dipastikan kian kompleks. Kendati dihadapkan pada restriksi anggaran, aparatur sipil negara tetap dituntut adaptif untuk menyuguhkan pelayanan yang cepat, akurat, dan dirasakan faedahnya oleh masyarakat luas.

BACA JUGA :  PLN Bantu Kelompok Tani di Muna Ubah Limbah Daun Nanas

“Tuntutan masyarakat sekarang semakin besar. Mereka ingin pemerintah hadir dan bekerja nyata. Karena itu, kita harus bekerja bersama-sama. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri,” tegas purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

Sebagai informasi, pelantikan Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda Sultra didasarkan pada surat tertulis dari Menteri Dalam Negeri lewat surat Nomor 100.2.2.6 tertanggal 7 Mei 2026.

Sebelum definitif sebagai Pj Sekda, Fadlansyah merupakan Pelaksana Harian (Plh) Sekda Sultra sejak 20 April 2026 sekaligus mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Perhubungan Sultra. Bermodalkan rekam jejak tersebut, ia diproyeksikan mampu mempererat simpul koordinasi antar-OPD dan memacu realisasi program prioritas. Sesuai regulasi, masa bakti Fadlansyah selaku Pj Sekda akan berlaku selama tiga bulan ke depan atau hingga ditetapkannya pejabat sekda definitif.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Sultra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua DPRD Sultra, serta para kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.