DPK Tumbuh 11,39 Persen, LPS Sebut Kinerja Intermediasi Perbankan Nasional Masih Kuat

oleh -142 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Kinerja industri perbankan nasional hingga April 2026 masih menunjukkan tren positif di tengah dinamika ekonomi global. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan kredit perbankan tetap kuat sepanjang awal tahun ini.

Dalam siaran pers resminya, LPS menyebut DPK perbankan tumbuh sebesar 11,39 persen secara tahunan (year on year/yoy), sedangkan penyaluran kredit meningkat 9,98 persen (yoy).

Pertumbuhan simpanan dalam mata uang Rupiah juga tercatat lebih tinggi dibandingkan simpanan valuta asing.

“Kinerja industri perbankan nasional masih kuat dan diperkirakan akan tetap tumbuh positif,” tulis LPS.

LPS menilai pertumbuhan tersebut ditopang oleh kondisi permodalan, profitabilitas, dan likuiditas perbankan yang masih terjaga dengan baik. Kondisi itu dinilai mampu menjadi bantalan terhadap berbagai potensi risiko ekonomi maupun gejolak pasar keuangan.

Sejalan dengan kondisi tersebut, LPS memutuskan mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk periode 1 Juni hingga 30 September 2026, masing-masing sebesar 3,50 persen untuk simpanan Rupiah di bank umum, 6,00 persen untuk simpanan Rupiah di BPR, dan 2,00 persen untuk simpanan valuta asing di bank umum.

Menurut LPS, keputusan tersebut juga mempertimbangkan kondisi likuiditas perbankan yang masih memadai dan persaingan penghimpunan dana antarbank yang tetap sehat.

Ke depan, LPS memastikan akan terus memantau perkembangan sektor perbankan dan melakukan evaluasi berkala terhadap kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan sesuai dinamika ekonomi nasional maupun global.

Sumber: Sumber Direktur Group Kesekretariatan Lembaga – Lembaga Penjamin Simpanan

BACA JUGA :  Gelar Bimbingan Belajar, PT Vale Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Generasi Muda Loeha Raya