Wujudkan Permukiman Tangguh, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Gelar Pelatihan Fire Fighting untuk UMKM

oleh -59 Dilihat

Makassar, Berikabar.co – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Makassar terus memperkuat komitmen sosialnya dengan mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan kerja dan lingkungan. Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi warga yang berada di wilayah Ring 1 operasional perusahaan, yakni Kelurahan Tamalabba dan Pattingalloang, Senin (27/4/2026).

Bertempat di Komplek Dewa Kembar TNI AL Koarmada VI, kegiatan ini melibatkan 37 peserta yang merupakan anggota kelompok binaan CSR, seperti Kampung Safety, Bank Sampah, hingga komunitas pelaku usaha lokal. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan praktis dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan permukiman yang padat.

Materi pelatihan disampaikan secara kolaboratif oleh tim Health, Safety, Security & Environment (HSSE) IT Makassar bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar. Peserta tidak hanya menerima teori mengenai penyebab kebakaran, tetapi juga melakukan praktik langsung memadamkan api menggunakan metode tradisional maupun alat pemadam modern.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan bahwa pembangunan ketahanan masyarakat di sekitar wilayah operasi adalah prioritas perusahaan.

“Pertamina mendorong masyarakat untuk memiliki kesiapan menghadapi potensi risiko di lingkungan sekitarnya. Pelatihan seperti ini memperkuat pengetahuan praktis sekaligus membangun budaya keselamatan yang lebih luas di tengah masyarakat,” ujar Lilik.

Program edukasi ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 11 mengenai Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Dengan masyarakat yang memiliki keterampilan mitigasi, risiko kerugian akibat bencana kebakaran diharapkan dapat diminimalisir.

Shift Supervisor I HSSE IT Makassar, Fajry Adi Rahman, dalam sesi tersebut mengingatkan warga agar tidak ragu menggunakan alat pengaman yang tersedia. Ia menilai banyak fasilitas publik sudah menyediakan APAR, namun belum banyak warga yang berani mengoperasikannya saat darurat karena kurangnya literasi.

BACA JUGA :  OJK Sultra Paparkan Kinerja Positif Perbankan Sultra: Kredit UMKM Capai Rp15,27 Triliun

Respons positif juga datang dari pemerintah setempat. Ketua RW 1 Tamalabba, Syamsinar, mengapresiasi inisiatif Pertamina yang menyentuh aspek krusial di lingkungan mereka. Menurutnya, kewaspadaan warga terhadap risiko kebakaran sangat meningkat setelah mengikuti simulasi langsung.

Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan posisinya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang relevan, transparan, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi.