Kendari, Berikabar.co – Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengungkapkan adanya indikasi investasi mencurigakan yang mulai ditanyakan oleh warga Kota Kendari, salah satunya investasi berbentuk berlian. Meskipun belum ada laporan resmi dengan bukti fisik, OJK melihat hal ini sebagai tanda kerentanan masyarakat terhadap tawaran investasi bodong.
Bismi menyayangkan sikap masyarakat yang terkadang masih ragu untuk melaporkan secara detail praktik-praktik investasi mencurigakan yang mereka temui.
“Kami mendapati info mengenai adanya bentuk investasi seperti investasi berbentuk berlian, namun kami belum memiliki buktinya dan itu hanya sebatas informasi yang lewat ditanyakan. Tapi itu menjadi salah satu dasar juga kita, berarti masyarakat di Kota Kendari ini sangat rentan banyaknya kegiatan-kegiatan investasi bodong,” ungkap Bismi, Sabtu (25/4/2026).
“Hanya memang kami juga menyayangkannya, masyarakat masih ragu untuk melapor kepada kita OJK,” sambungnya.
Ia pun memberikan rumus sederhana “2L” (Legal dan Logis) agar masyarakat tidak mudah tertipu, terutama pada skema yang menawarkan bunga tinggi secara instan atau melalui misi digital tertentu.
“Kalau dia bentuknya perusahaan berarti apakah dia berizin dan terdaftar di OJK?. Jangan sampai menawarkan bunga tinggi dengan waktu yang cepat, itu sangat tidak logis. Dan mekanismenya apakah seperti MLM mengajak orang, kemudian ada misi-misi harian seperti like-like. Nah, itu salah satunya itu ciri-ciri investasi bodong,” tambahnya.





