Kendari, Berikabar.co – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperketat pengawasan distribusi energi di Kota Kendari. Melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026, Pertamina bersama Pemerintah Kota Kendari dan Hiswana Migas melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU strategis, Jumat (6/3/2026).
Pemantauan difokuskan pada dua titik utama, yakni SPBU 74.932.11 Bundaran Tank dan SPBU 74.931.04 Tapak Kuda. Tim gabungan yang terdiri dari Sales Branch Manager (SBM) Sultra II Fuel Pertamina Didi Rushadi, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Kendari Juli Fitriany, serta staf ahli kemetrologian, melakukan pengecekan menyeluruh terhadap keandalan stok dan kualitas produk.
Selain memastikan kelancaran pasokan dari depot, tim teknis juga melakukan uji density (kerapatan) dan temperatur untuk menjaga mutu BBM. Tak hanya itu, uji tera dilakukan sesuai standar metrologi guna menjamin akurasi takaran yang diterima konsumen.
Sales Branch Manager Sultra II Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Didi Rushadi, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan prima selama masa puncak konsumsi.
“Kami ingin memastikan SPBU di Kota Kendari siap melayani masyarakat, baik dari sisi ketersediaan stok, kualitas produk, hingga pelayanan di lapangan. Pasokan BBM kami jaga agar tetap stabil selama masa Satgas RAFI sehingga masyarakat dapat memperoleh energi dengan mudah dan nyaman,” ujar Didi.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa operasional SPBU di Kendari telah memenuhi standar yang ditetapkan. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Kendari, Juli Fitriany, ST., MM., meminta masyarakat untuk tidak panik terkait ketersediaan bahan bakar.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, kami melihat stok BBM dalam kondisi aman dan takaran BBM juga sesuai standar metrologi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan karena distribusi energi berjalan dengan baik,” jelas Juli.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk memantau titik-titik distribusi secara intensif.
“Melalui Satgas RAFI 2026, Pertamina melakukan pemantauan secara intensif terhadap distribusi BBM dan LPG di berbagai wilayah, termasuk di Kota Kendari. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik serta pelayanan di SPBU tetap optimal,” tutur Lilik.
Pertamina juga memanfaatkan momentum ini untuk mensosialisasi program Subsidi Tepat dan berbagai promo menarik di aplikasi MyPertamina, guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap terkontrol dan tepat sasaran.





