Jamin Kebutuhan Energi Enam Provinsi, Pertamina Pastikan Stok LPG di Sulawesi Aman

oleh -108 Dilihat

Makassar, Berikabar.co – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan jaminan ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di seluruh pelosok Sulawesi tetap dalam kondisi aman dan terjaga. Penyaluran di enam provinsi dipastikan berjalan normal dengan dukungan suplai yang diperkuat guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Hingga saat ini, ketahanan stok LPG di wilayah Sulawesi berada pada level aman untuk memenuhi kebutuhan hingga 6 hari ke depan. Pertamina terus melakukan pengiriman tambahan secara berkelanjutan dari terminal hingga ke agen dan pangkalan resmi sesuai dengan rencana operasional yang telah ditetapkan.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga, Pertamina menegaskan bahwa distribusi LPG 3 kg tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku di masing-masing daerah. Masyarakat sangat dianjurkan untuk melakukan pembelian hanya di agen dan pangkalan resmi, mengingat pengecer bukan merupakan bagian dari rantai distribusi resmi Pertamina.

Selain memastikan stok, Pertamina juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk beralih menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas. Hal ini bertujuan agar alokasi gas subsidi 3 kg dapat lebih tepat sasaran bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan bahwa koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan demi kelancaran distribusi.

“Koordinasi dengan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan resmi terus kami tingkatkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Stok dalam kondisi aman, dan pengiriman tambahan terus bergerak sesuai kebutuhan di lapangan. Kami juga mengingatkan agar masyarakat membeli LPG 3 kg di jalur resmi sehingga harga dan ketersediaannya tetap terkendali,” jelas Lilik.

Melalui pemantauan konsumsi secara berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen melakukan berbagai langkah antisipatif agar kebutuhan energi di seluruh wilayah Sulawesi tetap terpenuhi dengan optimal.

BACA JUGA :  Sinergi Kementan-Polri Hasilkan Peningkatan Produksi Jagung dan Ketahanan Pangan Nasional