Makassar, Berikabar.co – Menyadari pentingnya respons cepat dalam situasi krisis, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mengambil langkah proaktif dengan memperkuat sistem keamanan warga. Melalui fasilitasi Pelatihan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Tanggap Darurat, PLN melibatkan Pemerintah Daerah, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta warga Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Lurah Katimbang ini fokus pada penguatan kapasitas aparatur dan masyarakat dalam menyusun alur koordinasi yang sistematis. SOP yang terstruktur diharapkan menjadi panduan utama agar penanganan potensi bencana, khususnya banjir yang kerap melanda wilayah tersebut, dapat dilakukan secara terukur dan terintegrasi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Makassar, Ahmad Ismunandar, S.STP., M.Si., yang hadir sebagai narasumber, menekankan bahwa perencanaan yang matang adalah kunci utama keselamatan.
“Penyusunan SOP tanggap darurat sangat penting agar setiap unsur mengetahui peran dan tugasnya saat terjadi bencana. Dengan SOP yang jelas, proses evakuasi, penanganan korban, serta koordinasi lintas sektor dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk membangun ketangguhan masyarakat di sekitar wilayah operasional PLN.
“Kesiapsiagaan tidak bisa dibangun ketika bencana sudah terjadi. Harus dipersiapkan sejak dini agar respons lebih cepat dan dampak dapat diminimalkan. Kami berharap pelatihan ini benar-benar memberikan dampak nyata serta dapat diterapkan langsung di lapangan,” tuturnya.
Melalui inisiatif ini, PLN UIP Sulawesi berharap Kelurahan Katimbang tidak hanya memiliki dokumen SOP yang komprehensif, tetapi juga mencetak sumber daya manusia yang andal dan sigap dalam merespons keadaan darurat. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam mendukung keselamatan publik serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terkoordinasi bagi masyarakat Makassar.





