Edukasi Rupiah di Momentum SERAMBI 2026: BI Sultra Tekankan Pentingnya Merawat Uang Layak Edar

oleh -127 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Jelang periode Ramadan dan Idulfitri 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara kembali memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kehormatan mata uang nasional. Melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026, BI berkomitmen memastikan kelancaran sistem pembayaran di seluruh wilayah Bumi Anoa.

Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi menekankan agar masyarakat senantiasa waspada terhadap peredaran uang palsu dengan selalu menerapkan metode pengecekan ciri keaslian uang secara mandiri.

“Melalui momentum SERAMBI 2026, Bank Indonesia kembali mengajak masyarakat untuk selalu cermat mengenali ciri keaslian uang melalui metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang,” ujarnya.

Selain mengenali keasliannya, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kualitas uang fisik agar tetap layak edar melalui prinsip pemeliharaan yang ketat. Kampanye ini bertujuan untuk memperpanjang masa edar uang di masyarakat serta menjaga kewibawaan simbol negara.

“BI mengajak masyarakat untuk selalu merawat Rupiah dengan prinsip 5J: Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi,” tambahnya.

Untuk mendukung kelancaran transaksi selama bulan suci, BI Sultra telah menyiapkan rangkaian layanan kas yang komprehensif. Program SERAMBI 2026 menyediakan berbagai kanal penukaran uang, mulai dari layanan kas keliling, loket di berbagai kantor perbankan, hingga kegiatan penukaran bersama di lokasi-lokasi strategis.

Guna mewujudkan distribusi yang lebih adil, merata, dan tertib, Bank Indonesia memanfaatkan teknologi digital dalam proses pemesanan. Masyarakat diharapkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui sistem yang telah disediakan.

“Program SERAMBI 2026 menyediakan layanan penukaran Rupiah yang lebih mudah dan tertib dengan sistem digital PINTAR melalui laman resmi https://pintar.bi.go.id,” pungkasnya.

Dengan adanya sinergi dalam penyediaan uang tunai, akselerasi pembayaran digital, serta partisipasi aktif masyarakat dalam bertransaksi secara bijak, diharapkan stabilitas dan kelancaran sistem pembayaran di Sulawesi Tenggara selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terjaga dengan optimal.

BACA JUGA :  Jelajah BahAGYA Bersama CALYAn Nikmati Family Fun Drive