Kendari, Berikabar.co – Wajah industri pernikahan di Kota Kendari kembali bergeliat dengan resminya pembukaan Claro Wedding Festival 2026 pada Selasa (3/2/2026). Bertempat di Lobby Area Claro Hotel Kendari, ajang tahunan ke-6 ini dibuka secara simbolis oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman.
Bekerja sama dengan ARTpro The Organizer, festival tahun ini tampil memukau dengan mengangkat tema “The Heritage of Sunda, a timeless wedding experience”. Perhelatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindag Provinsi Sultra, Dr. Ir. Sukanto Toding, Board of Director Claro Kendari, Tiffany Benly, General Manager Claro Kendari, Syahrir Ramadan, serta jajaran tokoh paguyuban dan komunitas industri kreatif Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Shintya Putri Anawula Sudirman mengapresiasi konsistensi Claro Kendari dalam menyelenggarakan event yang menjadi barometer tren pernikahan di Sulawesi Tenggara. Menurutnya, pameran ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan strategi bertahan di tengah dinamika ekonomi.
“Tak terasa waktu berlalu dengan cepat, pada malam hari ini dan di tempat yang sama pula, kita hadir di pagelaran Claro Wedding Festival yang ke-6. Claro Wedding Festival pastinya sudah tidak asing lagi, kegiatan tahunan yang diselenggarakan Claro Kendari bekerjasama dengan ARTPRO The Organizer dan vendor-vendor pernikahan yang ada di Kota Kendari. Wedding Festival ini sendiri merupakan salah satu upaya atau strategi atau sebagai ikhtiar kita untuk terus maju, tumbuh berkembang, dan survive sekaligus. Di tengah kondisi perekonomian yang tak menentu ini. Kegiatan seperti ini adalah langkah kreatif agar bisnis ataupun perputaran ekonomi terus menggeliat. Menjadi kesempatan bagi industri perhotelan untuk memasarkan produk. Mulai dari wedding, MUA, Bridal, Attire tradisional, florist, perhiasan untuk mahar, wedding decoration, fotografi dan videografi, souvenir, klinik kecantikan, make up, hingga kain tenun tradisional khas Sultra,” ungkap Shintya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa festival ini menjadi panggung besar bagi para pelaku UMKM untuk unjuk gigi dan memperluas pasar mereka di kancah lokal maupun regional.
“Melalui event ini, kita bisa melihat bagaimana budaya dapat menjadi inspirasi bagi industri kreatif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Memberi kesempatan untuk UMKM memamerkan dan menawarkan karya mereka yang sekaligus mendorong peningkatan ekonomi Kota Kendari. Semoga kegiatan seperti ini lebih sering lagi diselenggarakan oleh para pelaku industri pernikahan,” tambahnya.
Claro Wedding Festival 2026 menghadirkan puluhan vendor pilihan, mulai dari konsultan pernikahan, dekorasi, fotografer, make-up artist, hingga gerai perhiasan dan kain tenun khas Sultra. Para pengunjung dapat menikmati berbagai penawaran spesial, diskon besar-besaran, hingga promo kamar hotel selama periode pameran.
Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 7 Februari 2026. Masyarakat yang ingin mencari inspirasi pernikahan impian dapat berkunjung langsung ke Lobby Area Claro Kendari tanpa dipungut biaya masuk (Free Entry).





