Bulan K3 Nasional: PLN UIP Sulawesi Tegaskan Keselamatan Sebagai Nilai Dasar Budaya Kerja

oleh -135 Dilihat

Makassar, Berikabar.co – Mengusung komitmen bahwa tidak ada target pekerjaan yang lebih berharga daripada nyawa manusia, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menggelar Apel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bersama mitra kerja di Aula Kantor PLN UIP Sulawesi, Rabu (4/2/2026).

Agenda ini menjadi momentum krusial dalam rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional. Dengan tema “Penguatan Sinergi Lintas Peran yang Inklusif, Kolaboratif, dan Pemanfaatan Teknologi Berkelanjutan Wujudkan Zero Harm Zero Loss,” PLN mengajak seluruh elemen—mulai dari manajemen, pegawai, hingga mitra kerja—untuk memperketat pengawasan dan kedisiplinan di setiap titik operasi.

General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, memberikan peringatan tegas dalam amanatnya. Beliau menyoroti bahwa aspek K3 harus dipandang sebagai fondasi utama, bukan sekadar pelengkap administratif.

“Kecelakaan kerja adalah alarm keras bahwa masih terdapat ruang perbaikan dalam sistem kita. Oleh karena itu, penerapan K3 harus menjadi tanggung jawab bersama dan dijalankan secara konsisten dalam setiap aktivitas kerja,” ujar Wisnu.

Wisnu menambahkan bahwa keselamatan kerja adalah investasi paling mendasar untuk memastikan keberlanjutan produktivitas perusahaan.

“Keselamatan memastikan setiap pekerja dapat pulang dengan selamat. Produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan,” tambahnya.

Sebagai bukti nyata integritas keselamatan, kegiatan ini dilanjutkan dengan pembacaan serta penandatanganan Pakta Komitmen K3 secara kolektif antara manajemen dan mitra kerja. Selain itu, PLN UIP Sulawesi memberikan apresiasi berupa Penghargaan K3 kepada unit kerja, kontraktor, serta konsultan yang dinilai memiliki kinerja Keselamatan dan Keamanan Mutu (K3 dan KAM) terbaik di berbagai kategori.

Melalui peringatan ini, PLN UIP Sulawesi berharap dapat membangun budaya kerja yang lebih responsif dan preventif. Disiplin berkelanjutan diharapkan menjadi napas dalam setiap langkah insan perusahaan, demi memastikan target zero harm dan zero loss tercapai secara konsisten, karena setiap jiwa yang bekerja memiliki hak untuk pulang dengan selamat.

BACA JUGA :  Penyegaran Birokrasi Sultra: Andi Sumangerukka Tekankan Amanah Jabatan dan Integritas Pelayanan