Wujudkan Tata Kelola Profesional, Pemkab Kolaka Gelar Assessment JPT Pratama di Polda Sultra

oleh -68 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka mempertegas komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional melalui kerja sama strategis dengan SSDM Polri dan Polda Sulawesi Tenggara. Sinergi ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Assessment Center dalam rangka seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Kolaka.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 20 hingga 21 Januari 2026 ini, bertempat di fasilitas Assessment Center Polri Polda Sultra. Tercatat sebanyak 29 peserta mengikuti rangkaian seleksi ketat tersebut guna memperebutkan 9 jabatan pimpinan tinggi pratama yang strategis. Sembilan posisi tersebut meliputi 7 jabatan Kepala Dinas, 1 jabatan Kepala Badan, serta 1 jabatan Sekretaris Dewan.

Pelaksanaan assessment center ini menjadi bagian integral dari upaya Pemkab Kolaka dalam mengimplementasikan merit system secara transparan dan akuntabel. Dengan melibatkan institusi Polri yang memiliki standar penilaian kompetensi tinggi, proses seleksi diharapkan mampu menghasilkan figur pemimpin yang memiliki kompetensi manajerial, teknis, serta sosial kultural yang mumpuni sesuai kebutuhan organisasi.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta menjalani berbagai tahapan penilaian mendalam. Fokus pengujian mencakup aspek kompetensi manajerial, kualitas kepemimpinan, integritas, ketajaman pengambilan keputusan, hingga kemampuan komunikasi dan kerja sama tim. Seluruh proses dipastikan berjalan secara objektif dan berpedoman teguh pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui penyelenggaraan assessment center ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka optimis dapat menjaring sumber daya aparatur yang unggul dan berintegritas. Pejabat yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kinerja organisasi serta mengoptimalkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kolaka.

BACA JUGA :  PT Vale Dukung Kawasan Wisata jadi Sumber Ekonomi