Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Sultra Soroti Kejahatan Anak hingga Narkoba

oleh -63 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra), Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang diikuti oleh seluruh personel di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra pada Senin (19/1/2026).

Upacara khidmat tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, S.H., S.I.K., M.Hum., Irwasda Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H., serta jajaran Pejabat Utama Polda Sultra.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen moral insan Bhayangkara dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Beliau secara khusus menyoroti beberapa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang menjadi perhatian serius publik saat ini.

Kejahatan seksual terhadap anak, peredaran gelap narkoba, hingga kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) disebut sebagai poin utama yang harus ditangani secara profesional dan tuntas.

“Situasi kamtibmas harus terus dievaluasi agar Polri mampu mewujudkan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan publik,” tegas Irjen Pol Didik Agung Widjanarko.

Selain aspek kriminalitas, Kapolda juga memberikan instruksi khusus terkait mitigasi bencana alam. Beliau meminta seluruh satuan kerja untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan kesiapsiagaan personel guna mengantisipasi dampak bencana yang mungkin terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara.

Isu penegakan hukum juga menjadi bahasan utama. Seiring dengan diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru, Kapolda mendesak para penyidik di jajaran Polda Sultra untuk segera menyesuaikan pelaksanaan tugas dan kewenangan mereka sesuai dengan regulasi terbaru tersebut.

Menutup arahannya, jenderal bintang dua ini mengingatkan bahwa disiplin adalah harga mati. Menurutnya, profesionalisme tanpa disiplin tidak akan mampu membangun kepercayaan masyarakat. Integritas dan disiplin personel harus tetap menjadi pondasi utama dalam setiap pengabdian kepada masyarakat di Bumi Bahari.

BACA JUGA :  Penuhi Undangan RDP DPR, PT Vale Jelaskan Status Proyek Strategis dan Tata Kelola Produksi Nikel Nasional